Elite Gerindra Diisukan Bakal Masuk Kabinet Jokowi, Begini Kata Sufmi Dasco Ahmad

Sufmi-Dasco-Ahmad
Sufmi Dasco Ahmad. (foto: detik/Lamhot Aritonang)

harianpijar.com, JAKARTA – Dekatnya hubungan antara Partai Gerindra dengan PDIP menimbulkan spekulasi akan bertambahnya kekuatan di barisan partai pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, tersiar kabar bahwa elite-elite Partai Gerindra bakal mengisi Kabinet Kerja jilid II.

Ada tiga nama yang kabarnya disodorkan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk masuk kabinet Jokowi. Ketiganya adalah Waketum Partai Gerindra Edhy Prabowo dan Fadli Zon, serta Sandiaga Uno yang akan segera kembali merapat ke partai tersebut.

Dari tiga nama itu, kabarnya Jokowi dipersilakan memilih satu. Namun, ada juga kabar lain yang menyatakan ada dua nama yang akan diangkut ke kabinet. Nama Sandiaga Uno bahkan telah diisukan menjadi Menteri Investasi dalam susunan kabinet yang ramai disebar di grup-grup WA.

Baca juga:   Arsul Sani: Insyaallah PPP Dapat Lebih dari 1 Kursi Menteri

Akan tetapi, Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar itu. Dirinya mengatakan Partai Gerindra masih belum menentukan sikap jadi bagian koalisi Jokowi atau tetap berada di luar.

“Kami kan belum tahu ada di pemerintahan atau luar pemerintahan. Jadi saya pikir itu masih isu ya,” ujar Sufmi Dasco Ahmad kepada awak media, Jumat, 4 Oktober 2019.

Kendati demikian, dikatakan Sufmi Dasco Ahmad, partainya sudah menyampaikan gagasan kepada pemerintah, tetapi gagasan tersebut masih dibicarakan. Jika gagasan itu diterima, maka Partai Gerindra akan berada di dalam pemerintahan.

“Kalau diterima ya kita masuk, kalau belum bisa diterima ya kemungkinan kita memperkuat pemerintahan dari luar,” kata Sufmi Dasco Ahmad.

Baca juga:   Ace Hasan Duga Pendesak Munas Golkar Dikebut Ingin Ikut Tentukan Kabinet

“Memperkuat di bidang pengawasan, legislasi, dan anggaran,” tambahnya.

Sufmi Dasco Ahmad juga membantah saat ditanya apakah dalam gagasan tersebut Partai Gerindra mengajukan nama-nama menteri. Menurutnya, gagasan yang ditawarkan belum membicarakan orang-orang tertentu di pos tertentu.

“Belum bicara orang, baru bicara konsep. Kalau konsep diterima, dilihat pembidangannya, kalau ketemu pembidangannya baru tahu siapa orang yang tepat,” ucapnya.

Lebih lanjut Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kemungkinan partainya baru akan memutuskan sikap politik pada pekan depan sebelum pelantikan Presiden Jokowi pada 20 Oktober 2019.

“Ya kita lihat, minggu-minggu depan kemungkinan. Itu kan kewenangan Pak Prabowo,” pungkas Sufmi Dasco Ahmad. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar