Soal UU KPK, Gerindra: Jokowi Harus Berani Keluar dari Tekanan Parpol

Arief-Poyuono
Arief Poyuono. (foto: detik/Audrey)

harianpijar.com, JAKARTA – Waketum Partai Gerindra Arief Poyouno menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus berani keluar dari tekanan parpol-parpol yang mencoba melemahkan KPK.

“Dalam persoalan UU KPK yang baru disahkan, Jokowi harus berani dan tidak ragu-ragu untuk keluar dari tekanan parpol-parpol yang mencoba untuk melemahkan KPK,” ujar Arief Poyouno, di Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019, seperti dilansir Antara.

Jokowi juga diingatkan untuk mengambil kebijakan yang tepat dan berpihak kepada masyarakat.

Baca juga:   Soal Mobil Esemka, Peneliti Politik: Jokowi dalam Posisi Maju Kena, Mundur Kena

“Jangan biarkan masyarakat pemilihmu, terus kita bentrokan dengan polisi yang punya tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban. Kasihan mereka, Kangmas Jokowi,” kata Arief Poyouno.

Karena itu, dikatakan Arief Poyouno, tidak ada alasan bagi Jokowi untuk membatalkan hasil revisi UU KPK dengan mengeluarkan Perppu KPK.

Baca juga:   Jubir KPK: Pihaknya Tak Membantah Adanya OTT Pejabat Kejaksaan Tinggi Bengkulu

Sebelumnya, Presiden Jokowi mempertimbangkan untuk menerbitkan Perppu terkait Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang KPK.

“Berkaitan dengan UU KPK yang sudah disahkan oleh DPR, banyak sekali masukan-masukan juga yang diberikan kepada kita utamanya memang masukan itu berupa penerbitan Perppu, tentu saja ini akan kita segera hitung, kalkulasi,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Kamis, 26 September 2019. (elz/ant)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini