Ngabalin: Usul Pelantikan Presiden Maju dari Projo dan Bukan dari Jokowi

Ali-Mochtar-Ngabalin
Ali Mochtar Ngabalin. (foto: detik/Moehammad Bakrie)

harianpijar.com, JAKARTA – Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin membantah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelantikan maju sehari lebih cepat menjadi 19 Oktober 2019.

Menurut Ali Mochtar Ngabalin, keinginan untuk memajukan jadwal pelantikan itu merupakan usulan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi ketika acara silaturahmi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah pegiat Projo di Istana, Jumat, 27 September 2019.

“Dalam pertemuan itu di antara mereka mengusulkan bagaimana kalau pelantikan maju sehari supaya tidak ganggu mereka yang olahraga atau pergi ibadah. Itu saja usulannya, jadi bukan presiden yang mau,” kata Ali Mochtar Ngabalin saat dihubungi, Minggu, 29 September 2019.

Baca juga:   Luhut Binsar: Presiden Jokowi Komandan Tertinggi dalam Penanganan Covid-19

Ali Mochtar Ngabalin juga menjelaskan, usulan itu ditanggapi Jokowi hanya dengan tersenyum. Karena, Jokowi akan tetap mengikuti ketentuan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengatur pelantikan pada 20 Oktober.

“Presiden senyum saja, kemudian mengatakan ‘Oh ya, bagus juga idenya’. Tapi Pak Jokowi kan sosok yang selalu taat asas, aturan perundang-undangan, kan sudah ada regulasinya, harinya, tanggalnya, tidak sembarangan,” jelas Ali Mochtar Ngabalin.

Sementara, KPU menegaskan pelantikan presiden dan wakil presiden akan tetap digelar 20 Oktober 2019. Karena, masa jabatan presiden telah ditetapkan dalam waktu tertentu. Artinya, siklus lima tahunan masa jabatan presiden adalah 20 Oktober. Bahkan, hal tersebut sudah dilakukan sejak pilpres dan pelantikan presiden 20 Oktober 2004.

Baca juga:   Surya Paloh Tegaskan Komitmen NasDem Kawal Kepemimpinan Jokowi

Sedangkan, usulan agar pelantikan maju itu pertama kali disampaikan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi. Bahkan, dirinya menyebut Jokowi ingin pelantikan maju karena hari baik dan jatuh pada hari Sabtu. Namun diketahui, pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 dijadwalkan pada 20 Oktober 2019. (elz/cnn)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar