Moeldoko: Presiden Tidak Berubah dan Tetap Dengar Suara Rakyat

Moeldoko
Moeldoko. (foto: jawapos/Sabik)

harianpijar.com, JAKARTA – Para tokoh yang tergabung dalam ‘Gerakan Suluh Kebangsaan’ meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap mendengar suara rakyat dalam menjalankan roda pemerintahan.

Sementara, menurut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, bahwa Presiden Jokowi tak pernah berubah dan tetap mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Hal tersebut dirinya sampaikan saat menerima aspirasi para tokoh tersebut saat bertemu tadi malam.

“Intinya Presiden harus firm menjalankan roda pemerintahan sampai pelantikan yang kedua berikutnya. Supaya tetap presiden mendengarkan suara-suara rakyat. Kan presiden enggak berubah, tetap mendengarkan itu (suara rakyat-red),” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 25 September 2019.

Baca juga:   Pernyataan Moeldoko Muncul karena Rekonsiliasi Dinilai Tak Ada Titik Temu

Dijelaskan Moeldoko, dalam pertemuan itu, putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid juga turut menyampaikan praktik ‘buzzer’ yang justru membuat komunikasi di media sosial menjadi tidak bagus.

“Di antaranya itu dibahas dalam pertemuan. Mengganggu komunikasi, saya juga enggak setuju udah lah jangan membicarakan kurang yang mengenakan atau kurang diterima,” ucapnya.

Moeldoko juga menegaskan, di sisi lain para tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan itu juga meminta waktu untuk bisa bertemu langsung dengan Jokowi. Bahkan, keinginan para tokoh tersebut sudah disampaikan secara langsung ke Jokowi.

Menurut Moeldoko, Jokowi menyambut baik permintaan para tokoh itu. Bahkan, Presiden meminta dirinya mengatur pertemuan dengan tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan.

Baca juga:   Andi Arief: Kami Dengar Megawati Tolak Demokrat Masuk Koalisi

“Pak Moeldoko siapkan untuk kita bertemu para tokoh-tokoh semuanya yang lebih besar untuk bisa dialog sambil enak lah (santai) begitu. Nanti kita siapkan,” ujar Moeldoko menirukan respons Presiden.

Sementara diketahui, para tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan yang hadir dalam pertemuan dengan Moeldoko diantaranya, Mahfud MD, Franz Magnis Suseno, Sarwono Kusumaatmadja, Helmy Faishal, Ahmad Suaedy, Alissa Wahid, A Budi Kuncoro, Syafi Ali, Prof KH Malik Madany, Romo Benny Susetyo, Rikad Bagun, Alhilal Hamdi, dan Siti Ruhaini. (elz/cnn)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar