Temukan Fakta di Kasus Imam Nahrawi, KPK Duga Uang Suap Tak Hanya Diterima Satu Orang

Febri-Diansyah
Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

harianpijar.com, JAKARTA – Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan pihaknya menemukan sejumlah fakta-fakta terkait kasus dugaan suap dana hibah KONI yang menjerat Menpora Imam Nahrawi. KPK menduga uang yang diterima Imam Nahrawi juga mengalir ke pihak lain.

“Yang perlu dipahami adalah ada fakta-fakta di mana kami menduga uang tersebut tidak hanya diterima oleh satu orang,” ujar Febri Diansyah di KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 19 September 2019.

Meski demikian, Febri Diansyah belum memaparkan secara detail soal pihak lain tersebut. Menurutnya, KPK saat ini masih terus menelusuri dan mencari bukti-bukti terkait hal itu.

Baca juga:   Setelah Mengarang BAP, Miryam S Haryani Tidak Bisa Tidur

“Nah ini tentu akan kami dalami lebih lanjut, bagaimana sebenarnya rangkaian peristiwanya kepentingannya apa dan siapa saja pihak yang diduga menerima itu akan menjadi concern dari KPK,” kata Febri Diansyah.

Seperti diketahui, Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dana hibah KONI dan penerimaan lain berkaitan dengan jabatannya. Total uang yang diduga diterima Imam Nahrawi sebesar puluhan miliar rupiah.

Baca juga:   Pengusutan Kasus e-KTP, Mendagri Percayakan Kepada KPK

Dalam rentang 2014-2018, Imam Nahrawi melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum, diduga menerima uang Rp 14,7 miliar. Selain penerimaan uang tersebut, Imam Nahrawi dalam rentang 2016-2018 menerima uang Rp 11,8 miliar sehingga total dugaan penerimaan uang sebesar Rp 26,5 miliar.

Adapun uang yang diterima tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar