PDIP Sebut Sikap Pimpinan KPK yang Serahkan Mandat ke Jokowi Tak Bijaksana

Hasyo-Kristiyanto
Hasto Kristiyanto. (foto: tirto/Lalu Rahadian)

harianpijar.com, JAKARTA – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyayangkan sikap tiga pimpinan KPK, yakni Agus Rahardjo, Saut Situmorang dan Laode M Syarif, yang menyerahkan mandat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dirinya menyebut langkah pimpinan KPK itu kurang bijaksana.

“Jadi saya sangat menyayangkan ada beberapa unsur pimpinan yang kemudian mengajukan surat kepada presiden untuk menyerahkan mandat. Ini menurut kami kurang bijaksana, partai pun sangat terbuka terhadap persoalan korupsi itu, masak KPK sebagai yang terdepan namun sepertinya anti kepada kritik, anti terhadap masukan-masukan yang disampaikan,” ujar Hasto Kristiyanto di kawasan Bogor, Minggu, 15 September 2019.

Baca juga:   Ketua MPR: Penerbitan Perppu KPK Hak Presiden, Semua Pihak Harus Hormati

Lebih lanjut, Hasto Kristiyanto mencontohkan banyak sejumlah pimpinan KPK yang terlibat pelanggaran etik, tetapi tidak diproses. Seperti kasus Ketua KPK periode 2011-2015 Abraham Samad, yang diduga terlibat dalam kasus bocornya sprindik atas nama Anas Urbaningrum. Hal itu kemudian dianggap sebagai pelanggaran ringan.

“Dugaan pelanggaran etik Pak Abraham Samad kan juga tidak diproses sampai sekarang. Padahal fakta-fakta hukumnya kan sangat jelas,” ucapnya.

Baca juga:   Setelah Diperiksa KPK, Bupati Banyuasin Akan Disidang di Pengadilan Tipikor Palembang

Hasto Kristiyanto pun mengaku terpaksa mengkritik sikap tiga pimpinan KPK itu. Terlebih saat ini semakin banyak yang menyerang pribadi Presiden Jokowi terkait polemik revisi Undang-Undang KPK dan terpilihnya pimpinan KPK periode 2019-2023.

“Sudah ada pihak-pihak tertentu yang menyerang Presiden Jokowi. Bahkan kabarnya nanti ada sebuah majalah yang menurut saya juga kurang etis lah menampilkan Pak Jokowi dengan karikatur Pinokio,” kata Hasto Kristiyanto. (nuch/jpn)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar