Ilustrasi-FPI
Ilustrasi massa FPI.

harianpijar.com, JAKARTA – Sejumlah pengurus Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Mabes Polri untuk bertemu dengan Humas Polri Irjen M Iqbal. Hal itu dilakukan guna mempertanyakan sejumlah laporan yang pernah mereka laporkan tapi tidak ada kelanjutannya hingga sekarang.

Namun, mereka tidak bertemu dengan Iqbal, pasalnya yang bersangkutan tidak ada di tempat. Karena itu, pertemuan pun akhirnya diwakilkan.

Slamet Ma’arif salah satu pengurus FPI yang ikut mendatangi Mabes Polri, saat ditanya tujuan kedatangannya, enggan menyampaikan agenda pertemuan tersebut. Bahkan, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis.

Menurut Damai Hari Lubis, kadatangan pihaknya ke Mabes Polri ingin mempertanyakan kelanjutan dari laporan-laporan yang pernah mereka lakukan. Salah satunya adalah lima laporan polisi terhadap Ade Armando yang hingga kini diduga tidak diproses.

Baca juga:   Ditangkap Atas Kasus Narkoba, Lea: Ini Tak Ada Urusan dengan Politik

“Kita menyampaikan tentang hal-hal semuanya kita sampaikan tadi bahwa kami aktivis yang berada di Ijtimak Ulama, kami ada melaporkan itu soal Ade Armando,” kata Damai Hari Lubis saat dikonfirmasi, Jumat, 13 September 2019.

Selanjutnya, Damai Hari Lubis menjelaskan, setidaknya ada lima laporan yang mandek, bahkan ada satu laporan yang sudah SP3.

Selain itu, Damai Hari Lubis juga menyinggung pemanggilan yang dilakukan kepada Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis oleh Polda Metro Jaya. Ahmad Sobri Lubis dipanggil untuk menjadi saksi Eggi Sudjana. Menurutnya, pemanggilan kepada Ahmad Sobri Lubis untuk saksi Eggi Sudjana begitu cepat dilakukan.

“Di media ada salah satu Kombes petinggi Polda Metro menyatakan terkait dengan peristiwanya Eggi Sudjana, 17 April di Kartanegara,” jelas Damai Hari Lubis.

Namun, dikatakan Damai Hari Lubis, Ahmad Sobri Lubis berhalangan hadir karena berada di Aceh.

Baca juga:   Moeldoko: Dipastikan Dalang Kerusuhan 22 Mei Segera Terungkap Semua

“Artinya sampaikan bahwa ini ada agenda lebih dulu daripada pemanggilan. Sehingga tidak dinyatakan sebagai pembangkangan terhadap panggilan polisi,” ujarnya.

Karena itu, Damai Hari Lubis pun meminta supaya Polri berlaku adil pada pengusutan laporan-laporan tersebut.

“Tuntutan keadilan bagaimana sama jangan sampai ada pihak merasa dikriminalisasi, karena terbukti perjalanan ini,” kata Damai Hari Lubis.

Seperti diketahui, pengurus FPI yang mendatangi Mabes Polri diantaranya adalah Slamet Ma’arif dan Maman Suryadi. Selain itu, hadir juga Koordinator Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis.

Sementara, sekitar 50 orang berpakaian serba putih dengan lambang FPI melakukan aksi demonstrasi di depan Museum Polri. Mereka meminta supaya polisi tidak melakukan kriminalisasi terhadap Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis. (elz/cnn)

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar