Rabu, Polda Metro Jaya Akan Periksa Sri Bintang Pamungkas Soal ‘Penjatuhan Jokowi’

Sri-Bintang-Pamungkas
Sri Bintang Pamungkas. (foto: detik/Ari Saputra)

harianpijar.com, JAKARTA – Aktivis Sri Bintang Pamungkas dilaporkan ke polisi oleh Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) atas pernyataan soal ‘penjatuhan Jokowi’ di media sosial. Sebagai tindak lanjut dari laporan itu, pihak kepolisian akan segera memanggil Sri Bintang Pamungkas.

“Rencananya yang bersangkutan akan dimintai keterangan Rabu tanggal 11 September,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detik, Senin, 9 September 2019.

Menurut Argo Yuwono, Sri Bintang Pamungkas akan diperiksa sebagai saksi terlapor. Sebelumnya, kata dia, polisi juga telah meminta keterangan dari PITI selaku pelapor.

Baca juga:   Terkait Sidang Ahok Besok, Intelijen Mencium Adanya Mobilisasi Massa Besar-besaran

“Pelapor sudah diperiksa,” ucap Argo Yuwono.

Seperti diketahui, Sri Bintang Pamungkas dilaporkan ke Polda Metro Jaya lantaran menyampaikan ajakan untuk menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf Amin di media sosial.

“PITI keberatan atas pernyataan video yang beredar di Youtube di mana bahwa Sri Bintang Pamungkas mengajak rakyat Indonesia untuk menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden Jokowi-(Ma’ruf Amin) pada tanggal 20 Oktober 2019,” ujar Ketum PITI Ipong Hambing Putra di Polda Metro Jaya, Rabu, 4 September 2019.

Baca juga:   Begini Kata MA Soal Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Lagi

Ipong Hambing Putra mengaku pertama kali mengetahui pernyataan Sri Bintang Pamungkas itu dari video di YouTube pada 31 Agustus lalu. Dalam laporannya, Ipong Hambing Putra juga menyertakan barang bukti berupa video yang diambil dari sebuah akun YouTube.

Laporan itu diterima dengan nomor LP TBL/5572/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan terlapor Sri Bintang Pamungkas.

Sedangkan, pasal yang dilaporkan yakni Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau Pasal 160 KUHP. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar