PKB Berharap Amien Rais Jadi Bagian dalam Selesaikan Persoalan Bangsa

Daniel-Johan
Daniel Johan. (foto: Antara/Yudhi Mahatma)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais untuk tidak hanya melontarkan pernyataan yang buruk tentang pemerintah. PKB juga meminta Amien Rais ikut ambil bagian dalam menyelesaikan permasalahan bangsa.

“Jadi, dengan rasa hormat kita berharap Pak Amien jadi bagian dari kekuatan bersama dalam meneduhkan dan memperkuat persaudaraan dalam menyelesaikan setiap persoalan kebangsaan yang ada,” ujar Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada awak media, Rabu, 4 September 2019.

Amien Rais sebelumnya memprediksi rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan jatuh dalam waktu singkat. Tak hanya itu, Amien Rais juga menyinggung soal kerusuhan Papua.

Baca juga:   Politikus PAN Sebut Fachrul Lebih Cocok Jadi Menko Polhukam ketimbang Menag

Daniel Johan menuturkan persoalan di Papua merupakan masalah bersama. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat ikut menyampaikan pernyataan yang meneduhkan.

“Sebagai anak bangsa, masalah Papua dan semua pelosok adalah masalah kita bersama. Tugas kita adalah bersama-sama menyelesaikan setiap masalah kebangsaan dengan sebaik-baiknya, dengan meneduhkan suasana dan membawa rasa keadilan dan kesejahteraan dan bukan sebaliknya,” kata Daniel Johan.

Sebelumnya, Amien Rais memprediksi rezim Presiden Jokowi bakal jatuh dalam waktu singkat karena dinilai sudah salah mengurus negara. Sedangkan soal Papua, Amien Rais menilai pemerintah seolah menganggap tidak terjadi apa-apa di sana.

Baca juga:   Politisi PKB: Komisi VI Minta Menteri BUMN Erick Thohir Evaluasi Semua BUMN

“Saya tidak tahu, rezim ini apa bisa bertahan. Saya akan meramal enteng-entengan. Sebuah rezim kalau sampai ke titik jenuh, saturation point, ajal, pasti juga akan ajal. Sepertinya loh, sepertinya ini, tidak begitu lama lagi. Kecuali kalau cepat berbenah diri,” ujar Amien Rais dalam seminar ‘Menyoal Rencana Pemindahan Ibu Kota’ di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

“Rezim mengelola negara agak amatiran. Kalau orang Minang agak itu sangat ya. Jadi lihat ya, ini Papua sesungguhnya kita sudah surrounded and supported by diplomatic international pressure tapi sepertinya nggak ada apa-apa,” tambahnya. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar