Munarman: Misi Utama HRS Center Tegakkan Syariat Islam secara Formal

munarman-fpi
Munarman.

harianpijar.com, JAKARTA – Pengurus Lembaga riset HRS Center Munarman menyebut lembaga yang didirikan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempunyai misi besar dalam menegakkan syariat Islam.

Tetapi, penegakan itu dilakukan secara legal formal dalam bentuk peraturan perundang-undangan. Bahkan, Munarman mengingatkan bahwa misi utama HRS Center berdiri adalah institusionalisasi syariat islam ke dalam peraturan perundang-undangan.

Baca juga:   Polisi: Tak Ada Pemanggilan untuk Habib Rizieq Hari Ini, Dia Menyerahkan Diri

“Jadi memang ini misi utamanya, melalui cara legal formal, legal konstitusional,” kata Munarman dalam peringatan milad pertama lembaga tersebut yang digelar di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Timur, Selasa, 3 September 2019.

Selanjutnya, ditegaskan Munarman, HRS Center tidak ingin syariat Islam sebatas menjadi pengetahuan publik yang hanya dipelajari di bangku sekolah. Karena itu, syariat Islam harus diimplementasikan dalam produk UU agar tidak terjadi kekacauan di Indonesia.

Baca juga:   Kuasa Hukum FPI Pertanyakan Dasar Pemanggilan Klarifikasi Habib Rizieq

“Banyak yang ngaco dan ngawur di negara ini karena apa? Karena syariat itu tidak institusionalisasikan,” tegas Munarman yang juga Sekretaris Umum FPI itu.

Dikatakan Munarman, secara teknis saat ini HRS Center tengah melakukan kajian terhadap UU yang sedang dibahas di DPR, khususnya RUU KUHP dan RUU-PKS. (elz/rmo)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar