M-Taufik
M Taufik. (foto: detik/Eva Safitri)

harianpijar.com, JAKARTA – Terkait pernyataan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik yang menantang kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akan duduk di DPRD DKI Jakarta untuk tidak menerima gaji dan tunjangan.

Tantangan Taufik itu sebelumnya merespons sikap PSI yang menolak pin emas anggota DPRD DKI Jakarta. Karena, menurut PSI, pengadaan pin emas untuk para anggota Dewan hanya menghamburkan uang.

Baca juga:   Anies Disebut Takut FPI, Gerindra Minta PDIP Cermati Keputusan Pemprov DKI Soal Izin DWP

“Gaji itu hak setiap orang yang bekerja, Pak. Prinsip kami, yang bukan eks terpidana korupsi ini, jangan terima yang tidak ada hubungannya dengan kinerja. Mungkin Bapak berprinsip terima sebanyak-banyaknya mumpung lagi menjabat?” dalam akun Twitter PSI, @psi_id, Kamis, 22 Agustus 2019.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik tidak sepakat dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menolak pin emas. Karena, menurut Taufik, tindakan PSI hanya mencari sensasi.

Baca juga:   Apresiasi Jokowi, Waketum Gerindra: 3 Filsafat Jawa Itu Maknanya Sangat Tinggi

“Kalau mencari popularitas, memang begitu, sekalian dong tolak terima gaji kalau begitu. Kan katanya pemborosan anggaran. Jangan tanggung-tanggung kalau nolak,” kata M Taufik yang juga politisi Partai Gerindra ini. (elz/med)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of