Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera. (foto: instagram/mardanialisera)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengkritik anggaran pemerintah sebesar Rp 147 miliar untuk pembelian mobil menteri dalam APBN Tahun 2020. Dirinya menilai penggantian mobil untuk para menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu belum menjadi prioritas.

“Belum prioritas. Support untuk kinerja optimal memang syarat. Namun berpikir efisiensi dan ekonomis juga wajib,” ujar Mardani Ali Sera kepada awak media, Rabu, 21 Agustus 2019.

Menurut Mardani Ali Sera, kondisi keuangan negara saat ini tidak dalam kondisi baik. Dirinya mengatakan pengadaan mobil baru tidak mesti harus dengan pembelian.

Baca juga:   PKS: Penambahan Pimpinan Tak Jamin Kerja MPR Jadi Lebih Efektif

“Apalagi kondisi keuangan negara masih berat. Pengadaan mobil baru tidak harus dengan membeli. Bisa untuk lima tahun digunakan leasing yang memudahkan,” kata Mardani Ali Sera.

Seperti diketahui, para menteri Jokowi bakal mendapatkan mobil dinas baru. Anggaran untuk pengadaan mobil ini lebih dari Rp 147 miliar.

Menurut laman resmi Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pada Rabu, 21 Agustus 2019, pemerintah telah melakukan Pengadaan Kendaraan Menteri Negara/Pejabat Setingkat Menteri. Pengadaan ini dimulai pada 19 Maret 2019 dan kini lelang tender tersebut sudah selesai.

Baca juga:   Sebagian Besar Kader Setuju, Bara Hasibuan Yakin PAN Akan Gabung ke Jokowi

Lelang tender ini dimenangi PT Astra International Tbk-Tso dengan harga Rp 147.229.317.000. Masih menurut laman LSPE, saat ini semua tahapan lelang tender sudah terlewati oleh PT Astra, mulai dari Pembuktian Kualifikasi hingga Penandatanganan Kontrak. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of