Anies-Baswedan
Anies Baswedan. (foto: Kumparan/Johanes H)

harianpijar.com, JAKARTA – Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memenangkan gugatan melawan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di tingkat Mahkamah Agung (MA) soal penutupan trotoar Tanah Abang. Lantas, apa kata Anies Baswedan soal itu?

“Nanti kita lihat implikasinya, tapi prinsipnya kita akan mengikuti keputusan pengadilan kita menghormati keputusan pengadilan,” ujar Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 19 Agustus 2019.

Anies Baswedan mengaku akan mengkonsultasikan putusan MA tersebut dengan jajarannya.

“Sedang dibahas sekarang, nanti seperti apa hasilnya saya kabarin,” kata Anies Baswedan.

Baca juga:   KPK Tangkap Ketua Pengadilan Tinggi, Ketua MA Diminta Mundur Sukarela

Sebelumnya, kader PSI menggugat Pasal 25 ayat (1) Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum. Pasal itu digunakan Anies Baswedan untuk menutup Jalan Jatibaru, Tanah Abang, bagi pedagang kaki lima selama pembangunan skybridge.

Penggugatnya ada dua kader PSI, yakni William Aditya Sarana dan Zico Leonard. William Aditya Sarana adalah anggota DPRD DKI Jakarta terpilih dari PSI. Sedangkan pihak yang digugat adalah Gubernur DKI Jakarta.

Baca juga:   Pelebaran Trotoar Cikini Dikritik Ferdinand, Anies Lebih Utamakan Pejalan Kaki

Putusan MA itu bernomor 42 P/ HUM/ 2018. Perkara tersebut telah diputus sejak 18 Desember 2018, namun salinannya baru-baru ini diterima oleh PSI.

“Menyatakan Pasal 25 ayat (1), Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum bertentangan dengan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat dan tidak berlaku umum,” demikian penggalan putusan MA tersebut. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of