Fadli-Zon-2
Fadli Zon.

harianpijar.com, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon terbuka dengan usulan pimpinan MPR bertambah jadi 10 orang. Menurutnya, wacana revisi UU MD3 untuk penambahan jumlah pimpinan MPR tersebut bisa dibicarakan.

“Ya itu juga bagian dari, saya kira hal yang bisa kita bicarakan bersama. Nanti kita lihat perkembangannya,” ujar Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019.

Namun, dikatakan Fadli Zon, usulan penambahan jumlah pimpinan MPR masih dalam tahap wacana dan komunikasi politik. Menurutnya, Partai Gerindra terbuka terhadap peluang 10 pimpinan MPR karena tugas MPR berbeda dengan DPR.

Baca juga:   Sambut Baik Soal Mediator, Munarman FPI: Setahu Saya Prabowo Memang Tak Fobia terhadap Islam

“Saya kira itu juga tidak ada masalah, karena kan MPR bukan DPR ya, beda gitu ya. Jadi MPR kan lebih kepada upaya kita untuk menyosialisasikan empat pilar, UUD ’45, Pancasila, dan sebagainya. Jadi kalau itu dilakukan secara bersama-sama pun nggak ada masalah,” kata Fadli Zon.

Sebagaimana diketahui, usulan 10 pimpinan MPR ini awalnya dilontarkan Wakil Sekjen PAN Saleh Partaonan Daulay. Terkait hal itu, PPP menilai usulan penambahan jumlah ataupun mempertahankan jumlah pimpinan MPR seperti periode saat ini perlu melalui revisi UU MD3.

Baca juga:   Hendrawan: PDIP Tak Sepakat dengan Usulan Menambah Kursi Pimpinan MPR

“Ya kita harus revisi (UU MD3), kalau 10 harus melalui… wong mengembalikan, tetap mempertahankan 8 (pimpinan) aja harus revisi. Sebab di revisi yang terakhir itu dikatakan pimpinan MPR untuk 2019-2024 itu kan lima, kembali menjadi lima,” ujar Sekjen PPP Arsul Sani di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019.

“Artinya kalau yang sekarang mau dipertahankan (8 pimpinan), ya harus direvisi lagi. Revisi khusus pasal itu saja,” tambahnya. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of