Ali-Mochtar-Ngabalin
Ali Mochtar Ngabalin. (foto: kompas/Fabian Januarius Kuwado)

harianpijar.com, JAKARTA – Mantan cawapres di Pilpres 2019, Sandiaga Uno mengkritisi kinerja pemerintahan di bidang ekonomi. Dirinya menilai masyarakat membutuhkan solusi cepat, bukan program yang baru direncanakan.

“Tantangan ke depan sangatlah berat, betul? Kita butuh kebijakan ekonomi yang mendorong pertumbuhan untuk masyarakat yang berpihak kepada rakyat. Jadi masyarakat membutuhkan solusi sekarang, bukan Oktober. Tapi buktinya (pembuktian) inginnya sekarang,” ujar Sandiaga Uno dalam acara Silatnas Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu, 17 Agustus 2019.

“Jadi mestinya tidak ada lagi yang perlu ditunda biar bisa melihat perubahan itu now bukan later,” tambahnya.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin heran dengan kritik Sandiaga Uno tersebut. Dirinya justru balik bertanya soal urgensi dari kritik itu.

Baca juga:   Roy Suryo Sebut AHY Siap Jadi Menteri Asal Diminta Jokowi, Begini Kata PDIP

“Iya masalahnya apa? Solusi yang dibilang Pak Sandi apa? Problem apa yang dihadapi masyarakat? Solusi apa yang dia maksudkan?,” kata Ali Mochtar Ngabalin seperti dilansir dari detik, Minggu, 18 Agustus 2019.

Ali Mochtar Ngabalin juga bertanya soal adakah krisis yang terjadi di negeri ini sehingga membutuhkan solusi yang cepat di bidang ekonomi.

“Apa krisisnya? Krisis apa yang terjadi? Coba tanya krisis apa yang sedang terjadi. Kasih tahu dong,” ungkapnya.

Menurut Ali Mochtar Ngabalin, tidak ada keadaan genting yang terjadi di bidang ekonomi sehingga membutuhkan solusi yang cepat.

“Urgensi apa yang butuh jawaban segera, itu apa? Ada orang mati lapar?,” ujar Ali Mochtar Ngabalin.

Baca juga:   Sebut Kabinet Sudah Final, Presiden Jokowi: Komposisinya 45 Parpol, 55 Profesional

Lebih lanjut, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan bahwa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua nanti akan memprioritaskan ke pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut yang hingga saat ini tengah dipersiapkan Jokowi.

“Yang berbeda dan maju (di periode kedua Jokowi nanti), itu adalah tidak ada bangsa yang besar, kuat, maju, memliki wibawa di mata dunia kecuali bangsa yang memprioritaskan sumber daya manusia. Untuk mempersiapkan sumber daya manusia itu adalah memperhatikan pendidikan. Untuk menyiapkan pendidikan itu maka pendidikan sejak usia di kandung badan, itu yang sedang dipikirkan dan dibicaraka oleh presiden,” pungkas Ali Mochtar Ngabalin. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of