Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (foto: AFP)

harianpijar.com, JAKARTA – Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad menilai peluang pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memiliki potensi kasus korupsi untuk dipilih kembali sangat kecil. Sebab, Jokowi memiliki rancangan besar untuk pemerintahan di periode mendatang.

“Ini kan bagian dari proses akhir saja. Tentu saja menteri yang punya kasus seperti itu peluangnya kecil untuk dipilih lagi oleh Jokowi,” ujar Nyarwi Ahmad kepada RMOL, Selasa, 13 Agustus 2019.

Baca juga:   Soal Mantan Menteri Anti-Pancasila, Mendagri Sarankan Adhyaksa Dault Temui Wiranto

Atas alasan itu, Nyarwi Ahmad mengingatkan kepada parpol pendukung untuk tidak menyodorkan nama calon menteri yang bermasalah. Apalagi mereka yang berpotensi dicokok KPK.

Pasalnya, kehadiran mereka yang berpotensi melanggar hukum di kabinet akan mengurangi kredibilitas Jokowi yang selama ini dikenal bersih.

Baca juga:   Tanggapi Soal SKT, Slamet Ma'arif: Jokowi Tidak Dapat Informasi yang Lengkap tentang FPI

“Karena kalau ada yang berkasus itu otomatis merugikan,” tukas Nyarwi Ahmad. (elz/rmo)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of