Dahnil-Anzar-Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto: instagram/dahnil_anzar_simanjuntak)

harianpijar.com, JAKARTA – Juru Bicara Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak melalui akun Twitter @Dahnilanzar, angkat bicara soal isu penumpang gelap. Dirinya menganggap penting untuk meluruskan isu tersebut.

“Saya ingin meluruskan isu liar yang memunculkan polemik belakangan ini terkait ‘Penumpang Gelap’ yang sempat disampaikan Waketum @Gerindra @Don_dasco. Istilah penumpang gelap juga sering sy gunakan dg istilah tukang tebeng,” tulis Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, isu itu muncul dalam konteks keprihatinan Prabowo Subianto terkait potensi konflik horisontal yang ditimbulkan usai Pilpres 2019.

“Istilah penumpang gelap muncul oleh Waketum @Gerindra @Don_dasco terkait keprihatinan Pak @prabowo terkait potensi konflik horisontal yg bisa muncul pasca-Pilpres. Namun, ada 1 pihak, bukan kelompok, yg menganggap konflik itu hny colletral damage, dan Pak PS keberatan itu,” ujarnya.

Baca juga:   Basarah: PDIP Serahkan Komposisi Kabinet pada Presiden Jokowi

Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan sikap itu memperlihatkan sosok Prabowo Subianto yang tidak ingin mengorbankan kepentingan bangsa yang lebih besar.

“Pak @prabowo tidak memberikan ruang kepada 1 pihak Penumpang gelap yg dimaksud @Don_dasco dan melakukan langkah politik yang dalam istilah H Agus Salim langkah “Leiden is Lijden” (memimpin itu menderita), langkah politik yang mengubur ego pribadi pak PS, demi kepentingan bangsa,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak sekaligus menjelaskan bahwa tidak benar isu penumpang gelap itu dituduhkan terhadap kelompok, para pihak semisal relawan, tokoh parpol atau emak-emak.

Baca juga:   Tepis Isu Siapkan Menteri, Gerindra: Baru Akan Berikan Konsep, Belum Bicara Orang

“Penumpang gelap ini adalah satu pihak yang Pak @prabowo berkeberatan dengan motivasi politik dia. Dan Pak @prabowo tdk akan pernah memberikan tempat bagi satu pihak ini mengorbankan kepentingan bangsa yang lebih besar. Yang jelas pintu bagi pihak ini ditutup rapat untuk mewujudkan motivasinya. Dan Pak PS berdiri atas nama kepentingan bangsa yg lebih luas,” imbuhnya. (elz/med)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of