Tanggapi Hasil Survei, Moeldoko Minta Soal Kepulangan Rizieq Shihab Tak Dipolitisasi

Moeldoko
Moeldoko. (foto: jawapos/Sabik)

harianpijar.com, SURABAYA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menanggapi hasil survei yang menunjukan 33 persen publik setuju jika pemerintah membantu pemulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Menurut Moeldoko, tidak ada yang harus dibantu pemerintah dalam pemulangan Rizieq Shihab tersebut.

“Apanya yang dibantu. Nggak ada masalah kok,” ujar Moeldoko kepada awak media seusai mengisi stadium generale di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C, Universitas Airlangga, Surabaya, Sabtu, 10 Agustus 2019.

Moeldoko lalu mengulang pernyataan Ketum FPI Ahmad Sobri Lubis pada suatu kesempatan. Dirinya menuturkan Ahmad Sobri Lubis sendiri menyatakan tidak ada masalah dengan Rizieq Shihab.

Baca juga:   FPI Sudah Menduga Jokowi Akan Bicara Soal Aturan Pelarangan

“Kan dari Lubis ketua FPI sudah ngomong tidak ada masalah,” ungkapnya.

Untuk itu, Moeldoko pun mempersilakan kepada Rizieq Shihab jika ingin pulang ke Indonesia. Dirinya mengimbau agar berbagai pihak tidak mempolitisasi rencana kepulangan Rizieq Shihab itu.

“Mau pulang, ya pulang aja. Jadi jangan dipolitisasi ya,” kata Moeldoko.

Sebelumnya, Cyrus Network merilis hasil survei tentang respons publik terkait pemulangan Habib Rizieq Shihab. Survei tersebut menunjukan bahwa 33 persen responden setuju pemerintah terlibat dalam pemulangan Rizieq Shihab.

Baca juga:   DMI Minta Soal Pemulangan Habib Rizieq Tak Perlu Dibesar-besarkan

“33 persen setuju,” ungkap Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto saat pemaparan hasil survei di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Jumat, 9 Agustus 2019.

Survei tersebut dilakukan dalam rentang waktu 22-28 Juli 2019. Survei dilakukan dengan mengambil sampel dari 1.230 responden yang berada di 34 provinsi. Adapun tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen dengan margin of error 3 persen. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar