Megawati-Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

harianpijar.com, JAKARTA – Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri secara tegas meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar partainya mendapat kursi terbanyak di kabinet. Hal itu disampaikan Megawati di Kongres V PDIP di Bali.

Selain disaksikan Jokowi, pernyataan Megawati juga disaksikan oleh ketua umum partai koalisi seperti Surya Paloh dan Airlangga Hartanto serta pihak oposisi Prabowo Subianto termasuk Wapres terpilih KH Ma’ruf Amin.

Terkait hal itu, pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai sikap Megawati tersebut ingin menunjukkan bahwa posisi PDIP cukup kuat di dalam koalisi.

“Dari sisi moral politik jelas tidak etis dan tidak dewasa, tetapi karena ruangnya adalah internal yang ditujukan untuk kalangan terbatas, kader dan para tamu, menjadi lain. Justru itu diperlukan agar parpol lain menyadari posisi tawar PDIP yang memang tinggi,” kata Dedi Kurnia seperti dilansir RMOL, Jumat, 9 Agustus 2019.

Baca juga:   Begini Kata Wapres Ma'ruf Amin Soal Penanganan Radikalisme

Menurut Dedi Kurnia, partai koalisi tidak perlu pusing dengan pernyataan yang disampaikan Megawati tersebut.

“Tidak perlu berlebihan menyikapi pidato itu, karena memang proses komunikasi antar mitra koalisi untuk menentukan posisi sedang berlangsung,” ujar Dedi Kurnia.

“Pilihannya sederhana dalam politik, bertahan dengan hasil tawaran proporsional, atau berbalik arah karena tidak menemukan kata sepakat,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sebelum Jokowi berpidato di Kongres V PDIP di Bali, Megawati memberikan pernyataan terbuka yang cukup gamblang mengenai ‘syarat’ masuknya PDIP dalam kabinet periode kedua Jokowi. PDIP harus menjadi partai dengan jumlah menteri terbanyak di kabinet.

Baca juga:   Isyaratkan Kembali Jadi Ketum PDIP, Megawati Minta Kader Tunjukan Kedisiplinan

“Ini di dalam kongres partai, Bapak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak,” ujar Megawati.

Menanggapi hal itu, Jokowi, yang juga kader PDIP, menjamin partainya akan mendapatkan porsi terbanyak di kabinet.

“Mengenai menteri. Tadi Bu Mega kan menyampaikan jangan empat dong. Tapi kalau yang lain dua, tapi PDIP empat kan sudah dua kali (lipat),” kata Jokowi dalam pidatonya.

“Yang jelas, PDIP pasti yang terbanyak. Itu jaminan saya,” pungkasnya. (elz/rmo)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of