Pesan ke Partai Koalisi, Megawati: Jangan Main Api dengan PDIP

Megawati-Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

harianpijar.com, JAKARTA – Analis politik dari Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai sikap Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tidak menyapa nama ketua umum partai koalisi, dikarenakan membawa pesan khusus.

Menurut Dedi Kurnia, pesan khusus yang disampaikan Megawati, yaitu peringatan agar tidak main api dengan partai yang berlambang banteng moncong putih itu.

“Pesan untuk parpol di mitra koalisi yang akhir-akhir ini bermanuver, bahwa Megawati mengingatkan untuk tidak bermain api dengan PDIP,” kata Dedi Kurnia.

Baca juga:   Pengamat Nilai Pernyataan 'Siap Bantu' Jokowi adalah Kode Keras dari Prabowo

Lebih lanjut, dijelaskan Dedi Kurnia, hal tersebut disampaikan Megawati, agar parpol koalisi tidak macam-macam. Bahkan, diperkuat dengan kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang justru mendapat sambutan hangat.

“Seolah Megawati hendak sampaikan, jika mitra koalisinya tidak tunduk pada dominasi PDIP, maka tidak menutup kemungkinan PDIP menggandeng Gerindra untuk memperkuat barisan,” jelas Dedi Kurnia.

Selanjutnya, dikatakan Dedi Kurnia, tidak hanya itu, pesan lain yang bisa ditangkap adalah Megawati ingin memastikan presiden terpilih tidak lupa jasa dominan PDIP dalam pemenangan, terlebih presiden adalah kader PDIP.

Baca juga:   Presiden Jokowi Sebut Ketum PDIP Megawati seperti Ibunya Sendiri

Sementara diketahui, dalam pidatonya di Kongres ke V PDIP, Megawati tidak secara eksplisit menyapa dan menyebut ketum koalisi Jokowi-Maruf yang duduk di kursi VVIP.

Padahal yang hadir dalam Kongres V PDIP itu ada Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Sementara, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tidak hadir karena sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah. (elz/rmo)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar