Fadli-Zon-2
Fadli Zon.

harianpijar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan orang kepercayaan anggota DPR dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan suap impor bawang putih. Terkait hal itu, Wakil Ketua DPR yang juga Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon mengaku menunggu pengumuman resmi dari KPK.

“Nanti kita tunggulah perkembangan selanjutnya sampai sejauh mana, apa yang terjadi. Nanti setelah ada pengumuman resmi, kita lihat,” ujar Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019.

Fadli Zon mengaku baru mengetahui kabar OTT KPK terhadap 11 orang, termasuk orang kepercayaan anggota DPR, dari pemberitaan media. Namun, menurutnya, perkara suap itu merupakan urusan pribadi.

Baca juga:   Prabowo: Percaya Sama Saya, Kirim Bantuan ke Rohingya Itu Pencitraan

“Saya kira ini kan urusannya sebetulnya bukan urusan konstitusional, tapi urusan individual. Kita tidak bisa membatasi yang urusan individual itu kecuali hanya mengimbau saja. Jadi bukan yang bersifat institusional baik itu DPR, termasuk Komisi VI,” jelasnya.

Fadli Zon lalu mengkritik praktik impor bawang yang selama ini dinilai bermasalah. Dirinya menyebut banyak ‘mafia’ yang mencari keuntungan dari kebijakan impor.

“Kalau menurut saya, impor-impor ini banyak masalah. Karena di dalam tiap impor itu sering kali terjadi perburuan renten. Perburuan rente itu terkait harga yang memang disparitasnya cukup tinggi dan menurut saya ini yang sebenarnya kami sangat sayangkan. Impor bawang sendiri kan memukul petani bawang kita, apalagi di saat panen,” kata Fadli Zon.

Baca juga:   Fadli Zon: Tuduhan Makar Terhadap Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath Tidak Mendasar

Sebelumnya, KPK melakukan OTT terkait dugaan suap rencana impor bawang putih. KPK menduga uang suap itu ditujukan untuk salah satu anggota DPR dari Komisi yang bertugas di bidang perdagangan.

“Uang diduga rencana diberikan untuk seorang anggota DPR-RI dari Komisi yang bertugas di bidang perdagangan, perindustrian, investasi,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, hari ini. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of