Presiden Jokowi Beri Arahan Tegas ke Panglima TNI dan Kapolri Soal Karhutla

Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla. (foto: detik/Zhacky)

harianpijar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan tegas kepada panglima TNI dan kapolri mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dirinya meminta panglima TNI dan kapolri mencopot jajarannya yang tak bisa mengatasi karhutla.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla. Ikut hadir dalam rapat tersebut antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menteri KLHK Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Baca juga:   Beda dengan Parpol Pendukung Jokowi Lainnya, Ini Alasan NasDem Tetap Ingin Pilkada 2022

Awalnya, Jokowi berbicara terkait aturan penanganan karhutla. Dirinya menegaskan aturan tersebut masih berlaku.

“Dan aturan main kita tetap, masih sama. Saya ingatkan pangdam, danrem, kapolda, kapolres, aturan main yang saya sampaikan 2015 masih berlaku,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2019.

Selanjutnya, Jokowi lalu menegaskan aturan yang dibicarakan. Dirinya meminta agar panglima TNI dan kapolri mencopot jajarannya yang tidak bisa mengatasi karhutla.

“Yang tidak bisa mengatasi dengan perintah yang sama, copot kalau tidak bisa mengatasi yang namanya kebakaran hutan dan lahan,” sebutnya.

Baca juga:   Pakar Hukum: Pengangkatan Wamen oleh Presiden Legal dan Konstitusional

Selain itu, Jokowi juga meminta TNI dan Polri membantu pihak pemerintah daerah. Dirinya pun kembali mengingatkan soal aturan penanganan karhutla.

“Tolong pemda, gubernur, bupati, wali kota di-back up. Karena kerugian ekonomi besar sekali. Jadi Pak Panglima, Pak Kapolri, saya ingatkan lagi, masih berlaku aturan main kita,” ujar Jokowi. (nuch/det)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini