Megawati-Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

harianpijar.com, JAKARTA – Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menilai Puan Maharani ataupun Prananda Prabowo belum matang untuk memimpin partai sekaliber PDIP. Aspirasi kader PDIP, menurutnya, masih membutuhkan sosok Megawati Soekarnoputri untuk menyolidkan barisan serta memenangkan partai.

“Saya kira tidak ada tokoh sekarang ini di kalangan internal PDIP yang punya kemampuan untuk merekatkan semua perbedaan yang ada di dalam. Dan figur itu adalah Ibu Mega, meskipun ada nama-nama yang disebut, termasuk Prananda dan Puan,” ujar Burhanuddin Muhtadi di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Baca juga:   Sekjen PDIP: Surat Perintah Megawati Untuk Menangkan Ahok-Djarot, Ini Bentuk Semangat Gotong Royong

Burhanuddin Muhtadi mengatakan Megawati masih menjadi preferensi utama sebagai Ketum PDIP. Hal itu melihat prestasi PDIP yang mampu membawa kemenangan selama dua kali berturut-turut dan mampu merekatkan soliditas partai.

“Suka tidak suka, figur Mega tidak terbantahkan, kongres kali ini Ibu Mega belum ada yang menandingi,” ungkapnya.

Baca juga:   Pengamat: Megawati Masih Dibutuhkan dan Menjadi Magnet bagi PDIP

Kendati demikian, Burhanuddin Muhtadi menyarankan Puan Maharani ataupun Prananda Prabowo untuk membuktikan kinerjanya dalam lima tahun ke depan. Diperlukan terobosan dari keduanya untuk mampu memimpin atau bahkan melenggang dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

“Ini yang menjadi faktor krusial terkait tantangan lima tahun ke depan, terutama di 2024. Ini butuh proses kaderisasi, mungkin ada terobosan dan kejutan terkait posisi jabatan yang menurut saya jadi jembatan,” kata Burhanuddin Muhtadi. (nuch/jpn)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of