Presiden PKS Sebut Prabowo Sempat Ajak Merapat ke Jokowi, Begini Kata Dahnil Anzar

Dahnil-Anzar-Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto: instagram/dahnil_anzar_simanjuntak)

harianpijar.com, JAKARTA – Juru Bicara Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menanggapi pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman yang menyebut Prabowo Subianto sempat menyampaikan opsi untuk merapat ke koalisi pemerintah. Dahnil Anzar Simanjuntak pun menjelaskan maksud pernyataan Prabowo Subianto.

“Terkait dengan statement Pak SI tersebut, itu adalah pertanyaan Pak Prabowo kepada masing-masing pimpinan parpol waktu itu, apa pertimbangan terbaik, apakah berkontribusi melalui masuk pemerintahan dengan syarat sesuai dengan visi di atas, atau tetap berkontribusi melalui jalur oposisi di luar pemerintah melalui parlemen,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak kepada awak media, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, pernyataan Prabowo Subianto tersebut hanya sebatas pertimbangan. Mantan Danjen Kopassus itu menyerahkan sepenuhnya keputusan ke partai politik masing-masing.

Baca juga:   Sikap Prabowo dan Amien Rais ke Jokowi Berubah, Bagaimana Nasib Habib Rizieq?

“Dan, Pak Prabowo ingin bisa bersama-sama dengan parpol koalisi, memutuskan, namun tentu keputusan akhir dikembalikan kepada parpol masing-masing,” terangnya.

Selain itu, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan hingga kini belum ada keputusan terkait sikap politik Partai Gerindra. Prabowo Subianto, kata dia, akan selalu berjuang untuk mewujudkan cita-cita konstitusi.

“Pak Prabowo sampai dengan detik ini belum memutuskan apakah Gerindra akan masuk pemerintahan atau oposisi, yang jelas Pak Prabowo konsisten dalam posisi ingin memastikan rel pembangunan bangsa kita kembali kepada falsafah kebangsaan kita yakni pembangunan ekonomi yang berpondasikan pasal 33 UUD ’45, dimana kedaulatan pangan, energi, air bisa hadir. Dan, sebagai bangsa kita bermartabat. Dan posisi Beliau tetap dan akan selalu begitu,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca juga:   Elektabilitas Prabowo Turun, PDIP: Jangan Patah Semangat

Sebelumnya, Sohibul Iman mengatakan Prabowo Subianto sempat menyampaikan opsi merapat ke koalisi Joko Widodo (Jokowi). Namun, Sohibul Iman meyakini Partai Gerindra akan tetap oposisi bersama PKS.

“Ada, di obrolan dengan Pak Prabowo ya, Pak Prabowo ketika buka opsi dengan Pak Jokowi juga mengajak kita,” ujar Sohibul Iman, kemarin.

Sohibul Iman menyarankan kepada Prabowo Subianto untuk tetap menjadi oposisi agar demokrasi di Indonesia terjaga. Dirinya yakin hanya Partai Gerinda dan PKS yang siap menjadi oposisi.

“Kita beri masukan, ‘Pak, ini demi menjaga demokrasi kita lebih baik harus ada opisisi’. Dan kayaknya yang siap beroposisi itu cuma Gerindra dan PKS,” sebutnya. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar