Ma’ruf Amin Sebut Anggota KIK Jokowi Masih Dapat Bertambah

Maruf-Amin
Ma'ruf Amin. (foto: detik/Lisye)

harianpijar.com, JAKARTA – Anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) masih bisa bertambah. Apalagi, periode kedua masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru dimulai 20 Oktober 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin seusai menghadiri Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ke-44 , di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Sabtu, 27 Juli 2019.

Baca juga:   Sidang Putusan Gugatan Pilpres 2019 Dimajukan, TKN: Lebih Cepat Lebih Baik

“Prinsipnya terbuka, tapi masuknya seperti apa, kan belum ada kesepakatan dari partai-partai koalisi,” kata Ma’ruf Amin.

Menurut Ma’ruf Amin, kalau ada penambahan anggota koalisi KIK, tetap dibutuhkan kesepakatan dengan partai-partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan parpol di luar koalisi yang akan bergabung dengan pemerintah.

“Nanti akan ada pembicaraan-pembicaraan lebih jauh seperti apa. Belum ada kesimpulannya. Termasuk sekarang kan lagi mengumpulkan, calon-calon (menteri) lagi dikumpulkan,” ujarnya.

Baca juga:   Pengamat: Gerindra Gabung ke Istana, Kekuatan Penyeimbang Akan Melemah

Sementara, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang ikut menghadiri acara tersebut enggan berkomentar terkait masuknya kabinet diluar koalisi yang ada di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Itu (pembicaraan) antara Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf,” ujar JK singkat. (elz/med)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar