PA 212 Keberatan Jika Ahok Jadi Menteri di Kabinet Jokowi

Damai-Hari-Lubis
Damai Hari Lubis. (foto: detik/Dwi)

harianpijar.com, JAKARTA – Persaudaraan Alumni (PA) 212 tak menampik bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok masih memiliki hak politik. Baik sebagai calon menteri atau menjadi caleg pada Pemilu 2024 mendatang.

Meski demikian, PA 212 akan melakukan penolakan jika Ahok mendapatkan kursi di kabinet Joko Widodo (Jokowi) lantaran dirinya sudah terbukti melakukan penistaan agama.

Baca juga:   Meski Tegaskan Palsu, PKPI Tetap Apresiasi Nama Diaz Masuk Draf Kabinet yang Beredar

“Bila ada gagasan Ahok mendapatkan kursi di kabinet pemerintahan Jokowi, tentu pastinya PA 212 keberatan, karena historis penghinaaannya terhadap kitab suci Alquran, maka menurut kami tak layak baginya untuk duduki jabatan politis eksekutif atau menteri maupun jabatan setingkat menteri,” ujar Kepala Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis kepada JPNN, Kamis, 25 Juli 2019.

Damai Hari Lubis dengan tegas menyatakan pihaknya akan berada di barisan terdepan menolak jika Ahok maju menjadi caleg pada pemilu 2024 mendatang.

Baca juga:   NasDem: Kami Lebih Setuju yang Kalah Tetap Jadi Oposisi

Dirinya kembali mengatakan bahwa Ahok telah terbukti menyakiti umat Islam, tak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia karena menghina Alquran.

“Terbukti majelis hakim sudah menghukumnya dan bukti vonis serta eksekusi hukuman juga sudah dijalankannya,” kata Damai Hari Lubis. (nuch/jpn)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
1 Comment
terbaru
terlama most voted
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
ojo kendor
Tamu
ojo kendor
26 Juli 2019 16:24

hoammmmmm..ngantuk liat pea..