FPI Sebut Denda Overstay Habib Rizieq Bukan Sesuatu yang Besar

Rizieq-Shihab
Rizieq Shihab. (foto: AFP/POOL/RAISAN AL FARISI)

harianpijar.com, JAKARTA – Front Pembela Islam (FPI) menyatakan kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia sebenarnya perkara mudah. Tetapi, lantaran ada masalah politik yang tak bisa dijelaskan, Imam Besar FPI itu belum bisa pulang.

Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro lalu menyinggung soal denda overstay Rizieq Shihab yang selama ini dimunculkan oleh kubu pemerintah. Dirinya menegaskan persoalan denda overstay adalah hal kecil.

Baca juga:   Dubes Agus: Nama Habib Rizieq dalam Portal Imigrasi Kerajaan Saudi Masih Blinking Merah

“Kalau kami mau jujur, kami kan punya banyak teman, itu bukan sesuatu yang besar, bukannya mau sombong. Rp 110 juta kali lima sekitar Rp 550 juta bukan sesuatu yang besar,” ujar Sugito Atmo Prawiro kepada JPNN, Senin, 22 Juli 2019.

Sugito Atmo Prawiro melanjutkan, apabila Rizieq Shihab membayar denda Rp 550 juta, belum tentu bisa langsung pulang. Sebab, dirinya menduga pemerintah meminta kepada Arab Saudi untuk mencekal Rizieq Shihab ke luar.

Baca juga:   Tjahjo: Kemendagri Tunggu FPI Lengkapi 10 Syarat Izin Status Ormas

“Kalau memang pemerintah beriktikad baik bisa mensupport di Keimigrasian Saudi, kirimkan buka cekal, itu kan simpel,” kata Sugito Atmo Prawiro.

Seperti diketahui, Rizieq Shihab hingga kini masih berada di Arab Saudi bersama sejumlah anggota keluarganya. Jika pulang ke Indonesia, Rizieq Shihab disebut harus membayar denda Rp 110 juta per orang. Adapun total denda yang harus dibayar adalah Rp 550 juta. (nuch/jpn)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar