Kivlan-Zen
Kivlan Zen. (foto: detik/Grandyos Zafna)

harianpijar.com, JAKARTA – Kuasa hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta mengatakan kliennya mengajukan surat ke Menhan Ryamizard Ryacudu untuk menjadi penjamin dalam penangguhan penahanannya. Pihaknya berharap Ryamizard Ryacudu mau menjadi penjamin Kivlan Zen.

“Itu harapan kami (menjamin penangguhan penahanan), karena Pak Luhut aja memberikan jaminan pada yang lain. Pak Ryamirzad ini mantan Pangkostrad, artinya Pak Kivlan ini Kastaf, artinya satu institusi,” ujar Tonin Tachta di PN Jaksel, Jakarta Selatan, Senin, 22 Juli 2019.

Tonin Tachta menyayangkan penolakan penangguhan penahanan Kivlan Zen. Padahal, kata dia, tersangka lain seperti mantan Danjen Kopassus Soenarko mendapat penangguhan dari Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Tonin Tachta menilai jika semangatnya adalah sesama alumni AKABRI, semestinya Kivlan Zen juga ditangguhkan.

Baca juga:   Sidang Ahok Ke-13: Usai Jalani Persidangan Ahok Tidak Kampanye

“Kami menggugah dengan surat tadi agar Pak Ryamizard membantu Pak Kivlan lah, dalam arti kata meng-clear-kan ke tingkat atas. Pak Soenarko oleh Luhut diberi jaminan sebagai menteri kemaritiman kenapa Pak Kivlan juga tidak diberi kalau memang ada solidaritas antara sama-sama alumni AKABRI,” kata Tonin Tachta.

Surat itu disampaikan ke Ryamizard Ryacudu hari ini, Senin, 22 Juli 2019. Surat tersebut bertujuan agar Menhan membantunya mengkomunikasikan ke Kapolri terkait penangguhan penahanan.

Seperti dilansir dari detik, adapun beberapa kutipan isi surat yang dikirimkan ke Menhan Ryamizard Ryacudu adalah sebagai berikut:

Bahwa kami mendapat jalan buntu guna meminta penjaminan dalam penangguhan penahanan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen dari Mantan Pangkostrad/Kastaf Kostrad dan oleh karena itu dimohonkan bantuan Bapak.

Bahwa Menkopolhukam yang melakukan press conference pada hari Jumat lalu menerangkan pula mengenai perkara pidana Mayjen (Purn) Kivlan Zen tidak akan diberikan penangguhan dan selesaikan secara hukum maka ini memberikan indikasi adanya persoalan terselubung dan dihubungkan dengan tidak dihadiri lagi oleh Kapolri dan dengan demikian mohon bantuan Bapak menyelesaikan dzolim yang ditimpakan tersebut.

Melalui surat ini kami juga memohon bantuan Bapak mengkomunikasikan dengan Kapolri dan memberikan surat penjaminan guna melepaskan Mayjen (Purn) Kivlan Zen dari penahanan oleh kepolisian yang sudah dijalani sekitar 48 hari dan kami mohon kesediaan Bapak untuk memberikan waktu audiensi guna kepentingan yang dimaksudkan dalam surat ini.

. (nuch/det)

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar