Wiranto
Wiranto. (foto: detik/Adhi Indra Prasetya)

harianpijar.com, JAKARTA – Menko Polhukam Wiranto membantah isu yang menyebut kepolisian mengabulkan penangguhan penahanan Kivlan Zen. Dirinya menyebut polisi masih terus mengusut tindak pidana yang diduga dilakukan mantan Kepala Staf Kostrad TNI itu.

“Kalau ada isu sementara ada penangguhan penahanan maupun ada penghentian proses hukum saya kira tidak benar,” kata Wiranto seusai rapat gabungan membahas isu terkini di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019.

Namun, Wiranto tidak menjelaskan secara detail alasan kepolisian tak memberi penangguhan penahanan terhadap Kivlan Zen. Dirinya hanya menyebut penahanan terhadap Kivlan Zen masih dilakukan mengingat proses hukum yang masih berjalan.

Baca juga:   Soal Veronica Koman, Ahli: Istilah Penarikan dan Pencabutan Paspor Tak Bisa Disamakan

Lebih lanjut, Wiranto menegaskan penegakan hukum tidak dapat diintervensi oleh apapun. Menurutnya, hukum memiliki aturannya sendiri.

“Hukum tetap hukum. Hukum punya wilayah sendiri,” ujar Wiranto.

Sebagaimana diketahui, pihak kepolisian menangkap dan menetapkan Kivlan Zen sebagai tersangka atas sejumlah tindak pidana. Berdasarkan data yang dihimpun, Kivlan Zen diduga melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api ilegal, makar, dan perencanaan pembunuhan.

Terkait senjata api ilegal, hasil penyelidikan kepolisian menyebut akan digunakan Kivlan Zen untuk membunuh empat tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei. Selain itu, Kivlan Zen juga diketahui mendapat uang untuk membeli senjata dari politisi PPP Habil Marati yang saat ini sudah ditahan polisi.

Baca juga:   Di Lampung, Ancam Kapolri Jadi Adonan Pempek Pengagum Rizieq Shihab Ditangkap Polisi

Sedangkan soal makar, Kivlan Zen diketahui pernah menyerukan kemerdekaan dalam sebuah diskusi.

Kivlan Zen sendiri sudah ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur sejak 30 Mei 2019 selama 20 hari. Kemudian, polisi memperpanjang masa penahanan Kivlan selama 40 hari ke depan terhitung sejak Selasa, 18 Juni 2019. Tak hanya itu, polisi juga menolak mengabulkan pengajuan penahanan Kivlan Zen. (elz/cnn)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of