Wiranto
Wiranto. (foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir)

harianpijar.com, JAKARTA – Menko Polhukam Wiranto mengatakan konflik yang terjadi di Mesuji, Lampung merupakan masalah klasik. Meski begitu, dirinya menegaskan telah ada upaya negosiasi dari aparat keamanan setempat untuk mendinginkan suasana.

“Tapi aparat keamanan sudah langsung menangani masalah itu. Yang laporkan ke saya sementara Danramil, Kapolres, sudah langsung menangani masalah itu. Dan sementara coba bernegosiasi untuk mendinginkan suasana itu,” kata Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juli 2019.

Baca juga:   Mahfud MD: Jangan Melawan Pemerintah dan Mengajak Masuk Islam dengan Kekerasan

Wiranto mengatakan, kedua pihak yang saling bentrok di Mesuji sempat mempersenjatai diri dengan benda tajam. Namun, dirinya memastikan situasi kini sudah mulai terkendali.

“Masih terkendali oleh aparat keamanan, dan berangsur-angsur ya… Walaupun kemarin-kemarin mereka masih agak panas, masih mempersenjatai diri dengan benda-benda tajam,” ujar Wiranto.

Sebagaimana diketahui, bentrokan terjadi pada Rabu, 17 Juli 2019 sekira pukul 14.00 WIB di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM.

Baca juga:   Soal Konflik Papua, Mahfud MD Terima Usulan dari Mantan Kepala BIN Hendropriyono

Sekira pukul 11.00 WIB saat itu datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan kemudian melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya Abadi.

Kedua kelompok pun saling klaim berhak atas pengolahan lahan Register 45. Akibatnya, tiga orang tewas dan 10 orang mengalami luka-luka. (nuch/det)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of