Kenalkan Kader Muda PSI ke Jokowi, Grace Natalie: Kalau Dirasa Cocok Ya Alhamdulillah

Grace-Natalie
Grace Natalie. (foto: instagram/gracenat)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta. Dalam pertemuan itu, Ketum PSI Grace Natalie mengaku mengenalkan secara langsung tokoh-tokoh muda PSI kepada Jokowi. PSI minta kursi menteri?

“Memperkenalkan teman-teman (kader PSI-red) semua, dan ternyata beliau juga sudah sangat familiar dengan teman-teman yang banyak berperan kemarin jadi jubir TKN. Juga sebenarnya dari zaman Pilkada DKI Pak Jokowi juga sudah banyak yang familiar lah dengan orang-orang ini,” ujar Grace Natalie setelah bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

Menurut Grace Natalie, banyak anak muda di PSI yang terjun ke politik karena terinspirasi Jokowi. Saat bertemu Jokowi tersebut, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi apakah kader muda PSI bisa membantu dirinya atau tidak.

“Spirit kami itu inspirasinya Pak Jokowi. Jadi, apakah kita akan bisa tetap membantu beliau atau tidak, kami serahkan kepada beliau. Tapi kami perkenalkan siapa saja kader-kader muda di PSI, kan ada 44 orang, beliau ngajak ngobrol tadi. Ada Giring, Guntur Romli, Tsamara,” ungkapnya.

Baca juga:   Presiden Singgung Sandiaga Uno di Pilpres 2024, PDIP: Kita Masih Punya Puan Maharani

Lebih lanjut Grace Natalie mengatakan, jika di antara kader muda PSI tersebut ada yang dirasa sesuai, maka PSI mempersilakan sepenuhnya kepada Jokowi untuk ‘menggunakan’ jasa mereka.

“Kalau nanti ada yang speknya dirasa cocok oleh kebutuhan Pak Jokowi, kan beliau sudah lihat langsung dan berbincang-bincang. Ya kami tunggu, Pak Jokowi yang paling mengerti apa yang menjadi kebutuhannya saat ini,” sebutnya.

Grace Natalie sendiri tak menampik jika di dalam pertemuan tersebut ada pembahasan soal kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin di periode 2019-2024. Namun, kata dia, pembahasannya tidak terlalu detil.

“Nggak detil begitu. Tapi beliau kurang lebih menyampaikan uneg-uneg, PR yang belum selesai di periode sekarang. Bagaimana di periode kedua butuh lebih banyak boldness, keberanian, atau mengeksekusi hal-hal yang sebenarnya sudah diperintahkan, tapi nggak dieksekusi-eksekusi,” kata Grace Natalie.

Meski demikian, Grace Natalie tidak membenarkan jika obrolan tersebut dinilai sebagai bentuk tawar-menawar posisi.

Baca juga:   Tugas Penasihat Hukum Sudah Selesai, Yusril: Selamat Bekerja Jokowi-Ma'ruf Amin

“Jadi, tadi ya kita lihat butuh keberanian untuk mengeksekusi, butuh berani untuk menjelaskan ke publik meskipun nanti ada resistensi. Karena satu hal yang baru kan belum tentu semua orang bisa mengerti apa manfaatnya. Jadi, tadi kalau dibilang tawar-menawar posisi, nggak kayak gitu,” terang Grace Natalie.

“Jadi kan silaturahmi. Kalau beliau berkenan ya alhamdulillah, kalau nggak ya juga nggak apa-apa. Kami tetap support beliau,” imbuhnya.

Terkait posisi menteri dari kalangan milenial, Grace Natalie bersyukur jika Jokowi memberikan kepercayaan kepada PSI. Namun jika tidak, dirinya tetap menegaskan komitmen PSI untuk terus mendukung Jokowi meski lewat DPRD ataupun media sosial.

“Kita bilang, kalau beliau percaya kami alhamdulillah, syukur kita bisa mendampingi beliau terus di garis terdepan. Tapi, kalau tidak, kita akan tetap berjuang lewat DPRD, media sosial. Keberadaan PSI di seluruh Indonesia, kita akan tetap support Pak Jokowi sampai titik darah penghabisan di periode kedua,” pungkas Grace Natalie. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar