Ahmad-Muzani
Ahmad Muzani. (foto: detik/Andhika Prasetia)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Gerindra akan membahas sejumlah hal guna menindaklanjuti pertemuan ketua umumnya, Prabowo Subianto, dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu, 13 Juli 2019 lalu. Salah satu yang bakal dibahas yakni soal sikap tetap menjadi oposisi atau merapat ke pemerintahan.

Untuk itu, dikatakan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Prabowo Subianto akan mengumpulkan jajaran Dewan Pembina Partai Gerindra di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, pada Jumat, 19 Juli 2019 pagi.

“Besok (rapat dewan pembina) jam 8 (pagi), di Hambalang,” ujar Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

Baca juga:   TKN Sebut Pertemuan Lanjutan Jokowi dan Prabowo Akan Bahas Soal Rekonsiliasi

Menurut Ahmad Muzani, rapat itu hanya sebatas rapat rutin untuk membahas dan mengkonsultasikan berbagai hal usai berakhirnya Pemilu 2019. Salah satunya Prabowo Subianto kemungkinan akan membahas hasil pertemuannya dengan Jokowi.

Namun, Ahmad Muzani mengaku belum bisa memprediksi keputusan Prabowo Subianto terkait posisi Partai Gerindra untuk lima tahun ke depan. Apakah bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin atau mengambil jalan oposisi.

“Pokoknya Pak Prabowo memiliki kewenangan. Apakah diputusnya besok lusa, bulan depan, masih belum (tahu),” sebutnya.

Selain itu, Ahmad Muzani juga mengatakan Prabowo Subianto akan mencermati dan menerima masukan dari berbagai pihak terkait sikap Partai Gerindra tersebut.

Baca juga:   Sandiaga Uno: Saya Apresiasi Tim Hukum dan Proses di MK

“Dari semua pasti beliau akan ya beliau juga sering bertukar pandangan dengan saya dalam banyak pemikiran-pemikiran yang banyak berkembang,” ungkapnya.

Kendati begitu, Ahmad Muzani tak membantah kabar tentang perbedaan sikap di internal partainya, yaitu yang mendukung bergabung ke koalisi Jokowi dan yang menginginkan tetap sebagai oposisi.

Namun dirinya memastikan para kader Partai Gerindra akan satu suara jika Prabowo Subianto sudah memutuskan suatu kebijakannya terkait arah partai ke depan.

“Tapi di Gerindra biasanya tradisinya setelah pandangan itu sudah diambil keputusan semuanya bersatu,” kata Ahmad Muzani. (nuch/cnn)

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of