Meski Tegaskan Palsu, PKPI Tetap Apresiasi Nama Diaz Masuk Draf Kabinet yang Beredar

Diaz-Hendropriyono
Diaz Hendropriyono. (foto: instagram/diaz.hendropriyono)

harianpijar.com, JAKARTA – Nama Ketum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono masuk dalam dokumen ‘Risalah Rapat Pengangkatan Menteri Pembantu Presiden dalam Kabinet Kerja Jilid II Periode 2019-2024’ yang beredar, sebagai Kepala Staf Presiden (KSP).

Meski menegaskan dokumen yang beredar itu palsu, PKPI tetap mengapresiasi dicantumkannya nama sang ketum.

“Terkait dengan draf yang beredar dan ada nama ketua umum kami, Diaz Hendropriyono, di dalam draf, tentu kami apresiasi. Ini artinya mereka melihat ketum kami memiliki kapabilitas yang dirasa mampu mengemban posisi apa pun di draf tersebut,” ujar Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan kepada awak media, Rabu, 17 Juli 2019.

Menurut Verry Surya Hendrawan, dengan masuknya nama Diaz Hendropriyono, itu menunjukkan bahwa ketumnya dipandang kompeten sebagai menteri. Mengingat Diaz Hendropriyono memang merupakan kader terbaik PKPI.

“Bilamana presiden terpilih melihat bahwa PKPI atau ketua umum dirasa memiliki kapabilitas dan rekam jejak yang sesuai untuk membantu di kabinet, tentu nama Diaz Hendropriyono adalah kader terbaik yang kami miliki,” ungkapnya.

Baca juga:   Mardani Ali Sera: Kalau Menteri Sontoloyo, Akan Kami 'Santap'

Meski begitu, Verry Surya Hendrawan tak menampik bahwa risalah tersebut palsu. Sebab, menurutnya, saat acara di Sentul City International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 14 Juli 2019 lalu, Presiden dan parpol-parpol koalisi tidak pernah menggelar rapat.

Diketahui, dalam dokumen yang memuat nama-nama menteri Jokowi periode kedua itu, terdapat informasi bahwa rapat penyusunan kabinet tersebut dilakukan di ruang rapat Sentul City International Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

“Bahwa memang ada pembicaraan, tapi di luar pembicaraan kabinet saat para ketum berkumpul di SICC, sesaat sebelum presiden dan wapres terpilih menyampaikan pidato,” jelasnya.

Verry Surya Hendrawan mengatakan pembicaraan soal penyusunan kabinet sendiri akan segera dilaksanakan para ketum partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dengan Jokowi. Pembicaraan itu akan dilakukan pada bulan ini.

Baca juga:   Megawati: PDIP Tidak Akan Desak Jokowi untuk Memastikan Kabinet

“Insyaallah di bulan Juli ini akan ada komunikasi terkait penyusunan draf kabinet di antara para ketum dan presiden terpilih. Di level itu akan dibicarakan,” kata Verry Surya Hendrawan.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding juga sudah menyampaikan bahwa risalah kabinet yang diberi nama ‘Koalisi Indonesia Maju’ itu hoax. Abdul Kadir Karding menyebut koalisi tak merekomendasikan nama-nama menteri.

“Itu hoax, saya kira itu hoax. Yang kedua, kalau koalisi, apalagi TKN, tidak akan merekomendasi nama-nama atau tidak akan ikut dalam artian menentukan sepenuhnya menteri-menteri, tugas koalisi itu tugas TKN dalam hal ini itu adalah memenangkan Pak Jokowi-Ma’ruf,” ujar Abdul Kadir Karding, kemarin. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar