Kuasa Hukum: Kalau Habib Rizieq Overstay Silakan Dideportasi, Nanti Dendanya Kita Bayar

Rizieq-Shihab
Rizieq Shihab. (foto: AFP/POOL/RAISAN AL FARISI)

harianpijar.com, JAKARTA – Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel telah menjelaskan perihal ‘portal’ yang menghalangi imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia.

Agus Maftuh Abegebriel mengatakan Rizieq Shihab harus membayar denda overstay di Arab Saudi dan harus bersih dari permasalahan hukum.

Kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro menyebut kliennya siap membayar denda overstay. Dirinya pun lalu mengungkit Rizieq Shihab yang pernah diperiksa kepolisian Arab Saudi karena pemasangan bendera tauhid.

“Kalau memang dia overstay, silakan dideportasi saja. Nanti dendanya kita akan bayar,” ujar Sugito Atmo Prawiro saat dihubungi, Rabu, 10 Juli 2019.

Baca juga:   Munarman FPI: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3, Kalau Masih Sebut Ada, Bahlul

“(Namun) dia overstay, tidak ditahan dan tidak dimintai bayar denda, dan tidak dideportasi. Bahkan dikerjain pakai bendera tauhid. Yang itu bisa membahayakan Habib Rizieq, bisa membahayakan,” imbuhnya.

Diketahui, Rizieq Shihab pernah diperiksa kepolisian Arab Saudi terkait bendera tauhid di dinding rumahnya. Kala itu, sebuah bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid terpasang di dekat pintu rumah Rizieq Shihab. Bendera berwarna hitam itu dianggap menyerupai bendera yang dikibarkan ISIS.

Hingga akhirnya foto Rizieq Shihab yang dihampiri kepolisian Arab Saudi beredar di Indonesia. Menurut Sugito Atmo Prawiro kasus itu selesai setelah Rizieq Shihab memberi penjelasan.

“Tapi beliau bisa menjelaskan dan pemerintah Saudi bisa paham,” sebutnya.

Baca juga:   Jubir FPI Bersama Empat Organisasi Keagamaan Gugat Perppu Ormas

Selain masalah di luar negeri, dikatakan Sugito Atmo Prawiro, Rizieq Shihab juga sudah tak memiliki masalah hukum di Indonesia. Di mana, dua kasus yang menjadikan Rizieq Shihab tersangka sudah disetop ketika pihak kepolisian mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Kalau persoalan hukum, Habib Rizieq itu cuma ada 2 yang jadi tersangka. Yaitu laporan Sukmawati mengenai Pancasila dan kasus fitnah chatting itu. Yang disebut-sebut ada berapa puluh, itu dia masih saksi. Masih lidik. Jadi kalau urusan hukum sudah SP3, jadi clear, tidak ada persoalan hukum apapun. Yang lain masih saksi dan masih tingkat penyelidikan,” kata Sugito Atmo Prawiro. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar