Bara Hasibuan: Mayoritas DPW PAN Ingin Bergabung ke Jokowi-Ma’ruf Amin

Bara-Hasibuan
Bara Hasibuan. (foto: era/Mery)

harianpijar.com, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan menyebut sebagian besar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) memilih untuk merapat ke koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Selain itu, kecenderungan itu diketahui dari rapat pimpinan.

Menurut Bara Hasibuan, aspirasi PAN untuk lebih condong bergabung ke koalisi Jokowi juga muncul pada pertemuan-pertemuan yang sudah dilakukan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan berdasarkan informasi Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi.

“Mayoritas DPW menyatakan kesetujuannya kalau PAN nanti mengambil langkah untuk begabung dengan pemerintahan Pak Jokowi. Jadi trennya itu ke arah situ,” kata Bara Hasibuan saat dikonfirmasi, di Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.

Baca juga:   Bantah Link Berita, BPN: Bukti yang Dimiliki Akan Mendiskualifikasi Hasil Pemilu yang Diumumkan KPU

Bara Hasibuan menegaskan, setidaknya sudah 30 DPW yang telah dipanggil dan menyatakan kesetujuannya untuk bergabung dengan Jokowi. Selain itu, PAN nantinya masih akan melakukan konsolidasi untuk membulatkan keputusan institusi. Karena, hal tersebut bertujuan agar saat PAN benar-benar bergabung dengan koalisi Jokowi, para pemilih PAN tidak akan kecewa.

“Jadi mereka yang tau betul aspirasi atau kemauan dari para pemilih PAN para konstituen PAN. Atau at least ya tidak menunjukan objeksi ya pertentangan ide dalam pemerintahan Jokowi,” tegas Bara.

Baca juga:   Soal Sandiaga Capres 2024, Fadli Zon: Masih Prematur

Sementara, dikatakan Bara Hasibuan, PAN menerima masukan dari berbagai pihak di dalam partai seperti  dewan kehormatan, hingga majelis pertimbangan partai. Kemudian, DPP bersama DPW akan mengambil keputusan yang disepakati.

Namun, kecenderungan PAN untuk merapat ke koalisi Jokowi mendapat resistensi dari politikus senior PAN dan tokoh sentral PAN Amien Rais. Terkait hal itu, ditegaskan Bara, PAN tidak bisa lagi berpegang sepenuhnya pada satu sosok semata.

“Kita kuncinya itu secara institusi harus kuat dan harus meninggalkan ketergantungan berlebihan kepada satu orang, itu adalah kunci kalau kita ingin lebih besar,” tandas Bara Hasibuan. (elz/rep)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar