Respons Fahri Hamzah, TKN: Kepedean, Siapa yang Ingin Bungkam DPR?

Achmad-Baidowi
Achmad Baidowi.

harianpijar.com, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tak ‘menarik-narik’ partai pendukung Prabowo Subianto menjadi bagian dari pemerintahan demi membuat DPR diam.

Merespons pernyataan Fahri Hamzah tersebut, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin berbicara soal tugas dan fungsi DPR.

“Fahri kepedean. Memangnya siapa yang mau bungkam DPR? Sesuai UU MD3, setiap anggota DPR memiliki tugas pengawasan, budgeting, dan legislasi,” ujar anggota TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Achmad Baidowi kepada awak media, Jumat, 5 Juli 2019.

Achmad Baidowi mengatakan posisi lembaga DPR tidak berada di bawah eksekutif. Dirinya lalu menjelaskan bahwa rekonsiliasi tidak berarti mengajak parpol pendukung Prabowo Subianto berpindah posisi.

Baca juga:   Yusril Sebut Keterangan Saksi Tim Prabowo-Sandi Sudah Terbantahkan

Menurut Achmad Baidowi, rekonsiliasi yang diinginkan Jokowi semata untuk mendinginkan suasana setelah pilpres. Kalaupun ada parpol pendukung Prabowo Subianto yang bergabung pemerintah, dirinya ingin hal itu dimaknai sebagai upaya membangun bangsa.

“Posisi anggota DPR sama, tak ada pembeda dan bukan bawahan-pimpinan. Kalaupun akhirnya ada parpol koalisi BPN masuk barisan kabinet, itu harus dimaknai sebagai upaya ikut membangun bangsa, bukan mau membungkam DPR. Tapi itu semuanya bergantung kebijakan masing-masing parpol,” kata Achmad Baidowi.

Baca juga:   Kongres PDIP di Bali, Hasto: Pak Prabowo Sudah Dipastikan Hadir

Sebelumnya, Fahri Hamzah mengingatkan Presiden terpilih 2019-2024 Joko Widodo (Jokowi) agar tak ‘menarik-narik’ partai pendukung Prabowo Subianto menjadi bagian dari pemerintahan. Menurutnya, Jokowi tak perlu membuat DPR diam dengan menarik oposisi jadi menteri.

“Sudahlah, final saja kalau dalam konstelasi ini. Di satu sisi Pak Jokowi dan kawan-kawan mantaplah jadi eksekutif. Nggak usah mikirin DPR dan nggak usah memikirkan akan membuat DPR itu suruh diam dengan cara ditarik beberapa orang jadi menteri,” ujar Fahri Hamzah di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, hari ini. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar