Hormati dan Terima Putusan MK, PAN Ucapkan Selamat ke Jokowi-Ma’ruf Amin

Eddy-Soeparno
Eddy Soeparno. (foto: instagram/eddy_soeparno)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku menghormati dan menerima hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. PAN menegaskan akan mentaati apa yang menjadi putusan MK.

“PAN menghormati dan menerima dengan baik hasil putusan MK karena itu adalah sebuah proses yang sudah ditetapkan dan konstitusional. Kami percaya apa yang sudah diputuskan telah melalui rangkaian kajian hukum yang mendalam dan dilakukan oleh para hakim MK yang terhormat dan independen,” ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Juni 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy Soeparno juga menyampaikan ucapan selamat kepada Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Dirinya berharap paslon 01 itu bisa menjadi presiden dan wakil presiden untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Kami dalam hal ini mengucapkan selamat kepada Bapak Insinyur Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin yang akan menjabat Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Partai Amanat Nasional mengimbau kepada pemimpin kita untuk lima tahun yang akan datang untuk menjadi presiden dan wakil presiden bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Eddy Soeparno.

Baca juga:   JK: Usulan 10 Pimpinan MPR Berlebihan

“Baik bagi mereka yang memilih pasangan calon Joko Widodo dan Ma’ruf Amin maupun yang tidak memilih. Dan kami memohon agar seluruh rakyat Indonesia bisa mendukung pemerintahan ke depannya sebagaimana yang telah ditetapkan oleh MK dalam putusannya pada malam hari ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eddy Soeparno juga meminta Jokowi-Ma’ruf Amin merajut kembali persatuan bangsa yang dinilainya terbelah selama kontestasi Pilpres 2019. Dirinya berharap hal itu segera dilakukan agar bisa membangun bangsa bersama-sama.

“Untuk merajut kembali anak bangsa yang selama beberapa bulan ini, 8-10 bulan ini, boleh dikatakan terbelah. Merajut kembali Merah-Putih merupakan tugas para pemimpin kita. Dan semoga hal tersebut bisa dilaksanakan secepat-cepatnya agar bangsa ini kembali bersatu untuk kita bersama membangun negara ini sebagaimana kita harapkan,” ungkapnya.

Sedangkan terkait Prabowo Subianto yang belum mengucapkan selamat secara langsung kepada Jokowi, Eddy Soeparno mengatakan ucapan selamat itu kemungkinan akan disampaikan secara pribadi. Menurutnya, dalam pernyataan pers di Kartanegara, Prabowo Subianto menegaskan komitmen untuk menghargai proses yang konstitusional.

Baca juga:   Bara Hasibuan: Banyak DPW yang Setuju PAN Gabung Pemerintah

“Saya kira ucapan selamat yang akan disampaikan Pak Prabowo mungkin akan disampaikan secara personal kepada Pak Jokowi nantinya, tetapi saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Namun, yang disampaikan tadi oleh Pak Prabowo di press conference menekankan kepada komitmen paslon 02 Prabowo-Sandiaga untuk menghormati proses konstitusional yang dilaksanakan melalui mekanisme gugatan di MK,” terang Eddy Soeparno.

Kemudian Eddy Soeparno juga menegaskan bahwa cita-cita Prabowo Subianto tidak akan surut meskipun tidak ditetapkan sebagai presiden. Semangat itulah yang disampaikan Prabowo Subianto dalam pernyataannya.

“Yang disampaikan Pak Prabowo dan Pak Sandi, meskipun telah ditetapkan dan Pak Jokowi dan Ma’ruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden, tetapi cita-cita perjuangan Pak Prabowo tidak akan pernah surut. Itu merupakan spirit dari apa yang disampaikan Pak Prabowo dari pernyataannya,” ujar Eddy Soeparno. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar