Yusril Sebut Keterangan Saksi Tim Prabowo-Sandi Sudah Terbantahkan

Yusril-Ihza-Mahendra
Yusril Ihza Mahendra (tengah) di sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019). (foto: liputan6/Johan Tallo)

harianpijar.com, JAKARTA – Tim hukum Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mengatakan keterangan saksi tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hairul Anas Suaidi, di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) soal materi ‘kecurangan bagian dari demokrasi’ telah terbantahkan. Menurut tim hukum Jokowi-Ma’ruf Amin, materi itu bukan milik Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

“Jadi ini sudah terbantahkan ya apa yang dikatakan oleh saksi sebelumnya, yang terang bahwa ini bukan kata-kata Pak Moeldoko bukan slide Pak Moeldoko bukan slide Pak Ganjar Pranowo, tapi slide dari saksi sekarang ini, Anas Nashikin,” kata Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jumat, 21 Juni 2019.

Yusril Ihza Mahendra mengatakan Anas Nashikin telah membantah bahwa slide materi ‘kecurangan bagian dari demokrasi’ disampaikan oleh Moeldoko. Moeldoko juga disebut berbicara tidak menggunakan slide.

Baca juga:   Din Syamsudin: Presiden dan Wapres Terpilih Harus Jadi Pemimpin Rakyat Indonesia

“Nah, saksi yang sekarang ini adalah ketua panitia kegiatan ToT itu dan dia membantah bahwa itu slide yang digunakan oleh Pak Ganjar ataupun Pak Moeldoko, bahkan Pak Moeldoko itu hanya menutup tidak menggunakan slide sama sekali,” terangnya.

Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan slide tersebut dibuat sendiri oleh Anas Nashikin sebagai bahan materinya. Selain itu, disebut tidak ada maksud untuk menyuruh saksi melakukan kecurangan.

“Slide yang disampaikan discreen oleh saudara Anas (Hairul Anas Suaidi) itu adalah screen yang dibuat oleh saksi yang sekarang, ketika dia menyampaikan materi,” ujar Yusril Ihza Mahendra.

“Dia sendiri yang bikin slide itu, dia yang menyampaikan materi dan sudah dijelaskan dari kata-kata itu. Dia tegaskan bahwa tidak ada sama sekali dimaksudkan supaya saksi-saksi yang dilatih ini dari pihak paslon 01, supaya melakukan kecurangan dalam pemilu dan dalam pilpres itu tidak ada sama sekali,” imbuhnya.

Baca juga:   Sandiaga: Saya Tak Ingin Komentar tentang Hal yang Akan Picu Kontroversi

Sebagaimana diketahui, Hairul Anas Suaidi menjadi salah satu saksi yang dihadirkan tim hukum Prabowo-Sandi dalam sidang MK. Dirinya dihadirkan untuk memberi kesaksian soal materi ‘kecurangan bagian dari demokrasi’.

Hairul Anas Suaidi yang juga menjadi caleg Partai Bulan Bintang (PBB) itu mengaku diangkat sebagai relawan tim IT BPN pascapemilu berlangsung. Saat memberikan keterangan, dirinya menjelaskan pengalamannya saat mengikuti pelatihan saksi sebagai tim koalisi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dalam keterangannya, Hairul Anas Suaidi mengaku, saat pelatihan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, dirinya diberi salah satu materi dengan judul ‘Kecurangan Bagian dari Demokrasi’. Dirinya menyebut materi itu ditayangkan saat Moeldoko menjadi salah satu pembicara. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar