Tim Hukum Jokowi-Ma’ruf Amin Minta Hakim MK Tolak Permohonan Kubu 02

Yusril-Ihza-Mahendra
Yusril Ihza Mahendra. (foto: detik/Grandyos Zafna)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua Tim Hukum Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, berharap majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang dilayangkan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasalnya, dalil permohonan kubu 02 itu dinilai tidak didasari bukti yang komprehensif.

Menurut Yusril Ihza Mahendra, bukti yang digunakan kubu Prabowo-Sandi selaku pihak pemohon harus merujuk pada ketentuan hukum yang berlaku.

Yusril Ihza Mahendra meminta agar kubu 02 merujuk pada Pasal 36 Ayat 1 Peraturan MK (PMK) Nomor 4 Tahun 2018 yang mengatur alat bukti yang sah berupa, surat atau tulisan, keterangan para pihak, keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan pihak lain, alat bukti lain, dan atau petunjuk.

Baca juga:   KPU Pastikan Jokowi-Ma'ruf Amin Hadir di Pleno Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

“Pemohon jelas melanggar hukum acara pembuktian dalam perkara a quo sehingga majelis hakim konstitusi, sudah sepatutnya menolak atau setidak-tidaknya menyatakan tidak menerima seluruh permohonan pemohon,” kata Yusril Ihza Mehendra di gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Juni 2019.

Kemudian, Yusril Ihza Mahendra juga menyebut seluruh dalil tim hukum Prabowo-Sandi dalam permohonan yang baru dinyatakan tidak benar. Bahkan, permohonan baru itu dinilai tidak memiliki kausalitas dengan perolehan suara dan hasil pemilu.

Baca juga:   Ketum FPI Ajak Massa Siapkan Diri untuk Jihad Konstitusional Jangka Panjang Jika 01 Menang di MK

Yusril Ihza Mahendra menilai kubu Prabowo-Sandi tidak menjelaskan secara jelas kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif. Bahkan, tidak ada keterangan yang mengaitkan tuduhan itu kepada pihak terkait.

“Berdasarkan pada seluruh uraian di atas, beralasan bagi Mahkamah untuk menyatakan dalil-dalil Pemohon tidak beralasan hukum seluruhnya dan permohonan Pemohon karenanya patut untuk dinyatakan ditolak untuk seluruhnya,” ujar Yusril Ihza Mahendra. (elz/med)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar