TKN Nilai Manuver BPN yang Minta Perlindungan Saksi ke LPSK Berlebihan

Taufik-Basari
Taufik Basari. (foto: dok jejamo)

harianpijar.com, JAKARTA – Anggota kuasa hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Taufik Basari menilai manuver tim kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang meminta perlindungan saksi ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berlebihan.

Menurut Taufik Basari, BPN Prabowo-Sandi berupaya membentuk opini publik seolah-olah saksi mereka mendapatkan ancaman dari tim Jokowi-Ma’ruf Amin.

Baca juga:   Ace Hasan: KPU dan Bawaslu Tak Bisa Ditekan oleh Massa

“Seolah ada ancaman dan ketakutan dalam proses ini, padahal biasa saja. Tapi mungkin karena bahaya juga biasa, jadi dibuatlah kehebohan tertentu,” kata Taufik Basari.

Lebih lanjut, ditegaskan Taufik Basari (Tobas), pihaknya meminta kubu 02 menghentikan narasi-narasi yang sifatnya tidak membangun. Seperti yang sudah terjadi sebelumnya, narasi-narasi BPN terkait ancaman maupun penindasan selalu berakhir antiklimaks.

Baca juga:   Sekjen PAN: Pilpres Usai, Sudah Waktunya Move On, Jangan Kelamaan Baper

“Jadi lebih baik kita menyarankan kepada 02 fokus aja pada masalah persidangan bukti dan fakta, ketimbang membuat sandiwara untuk membuat heboh yang hanya gimick-gimick politik yang sebenarnya tidak perlu dalam perselisihan ini,” ujar Taufik Basari. (elz/med)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar