Baru Kirimkan 5 dari 12 Truk Alat Bukti ke MK, Bambang Widjojanto: 7 Lagi Besok

Alat-Bukti-Prabowo-Sandi
Alat bukti dari tim hukum Prabowo-Sandi tiba di Mahkamah Konstitusi (MK). (foto: detik/Eva)

harianpijar.com, JAKARTA – Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sejauh ini telah mengirimkan lima truk alat bukti dari dalil permohonan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto menyebut sisanya sekitar 7 truk akan diserahkan besok.

“Kan kami menjanjikan akan mengirimkan barang bukti, nah ini. Prosesnya lagi di sini. Ini kan bergelombang. Karena keterbatasan mobilisasi, kan tidak bisa 12 truk terus-terusan. Hari ini berarti hampir empat truk. Satu truk lagi di jalan. Tapi karena tutup jam 5 jadi kita putuskan untuk tidak dikirim sekarang. Besok pagi lagi,” kata Bambang Widjojanto di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin, 17 Juni 2019.

Menurut Bambang Widjojanto, sisa barang bukti itu akan dikirimkan besok pagi. Dirinya berharap sebelum jadwal pemeriksaan saksi seluruh bukti 12 truk tersebut sudah sampai di MK.

“Karena besok deadline hari terakhir sebelum pemeriksaan saksi, kalau kita berharap, bukti sudah bisa kita kirimkan semua. Mungkin sekitar 7 truk lagi. Mungkin besok pagi, setelah itu mungkin akan bergelombang sepanjang hari. Karena kita kan jumlahnya efisien. Kita mungkin juga akan bagi tugas. Konsolidasi saksi kan juga harus dilakukan. Karena hari Rabu sudah pemeriksaan saksi,” terangnya.

Baca juga:   Minta Pendukung Percaya Hakim MK, Prabowo: Apa pun Keputusannya Kita Sikapi Dewasa

Dari pengumpulan seluruh bukti, tim hukum Prabowo-Sandi tidak hanya melampirkan bukti C1. Tetapi ada juga yang berupa hasil digital forensik dan bukti lain yang berasal dari masyarakat.

“Ada hasil C1, ada hasil forensik kita. Kita akan kirimkan. Jadi bukan hanya C1. Tapi yang kita serahkan sekarang juga sebetulnya, kita kan membuka laporan dari masyarakat soal kecurangan se-Indonesia ini. Dan seluruh hasil dari masyarakat yang bertebaran, kita coba konsolidasikan, kemudian kita buat narasinya di berbagai hal,” ujar Bambang Widjojanto.

“Ada yang penting-penting itu kita sudah copy kan. Ada ratusan video kiriman dari masyarakat, coba kita klasifikasi, sesuai dengan argumen kecurangannya, kemudian dikonsolidasi. Mudah-mudahan nanti, ada alat bukti video, keterangan tertulis, keterangan saksi, dan permohonan, itu akan kita integrasikan,” tambahnya.

Baca juga:   Sekjen Demokrat: Setelah Diketuk MK Tak Ada Lagi Capres, Maka Koalisi Telah Berakhir

Sebelumnya, bukti 12 truk ini diperbincangkan dalam sidang perdana di MK pada Jumat, 14 Juni 2019. Pasalnya, menurut majelis hakim, ada permohonan yang tidak disertakan bukti.

Di sisi lain, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin meragukan bukti 12 truk. TKN menyoroti kubu 02 yang dinilai kerap berbohong.

“Tim hukum 02 mengklaim memiliki bukti sebanyak 12 truk. Melihat cara kampanye Prabowo-Sandi dan tim sejak awal yang suka berbohong, saya tidak percaya bahwa mereka benar-benar punya bukti autentik yang memiliki substansi hukum untuk dibawa ke persidangan,” kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Raja Juli Antoni kepada awak media, hari ini. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar