Ace-Hasan-Syadzily
Ace Hasan Syadzily. (foto: medcom/Whisnu Mardiansyah)

harianpijar.com, JAKARTA – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily membantah tudingan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait hasil Pilpres 2019. Tim hukum Prabowo-Sandi itu menuding telah terjadi kecurangan berupa penggelembungan suara di 25 provinsi yang totolnya mencapai 20 juta.

Menurut Ace Hasan Syadzily, tudingan tersebut sangat mengada-ada. Di mana, kata dia, selisih perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin dengan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 terlalu jauh dan tinggi.

“Tuduhan penggerusan dan penggelembungan suara itu mengada-ada. Jelas bahwa selisih 16,9 juta suara untuk kemenangan kami terlalu jauh dan tinggi,” ujar Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019 baru lalu.

Baca juga:   MK Tolak Gugatan Prabowo-Sandi, Mahfud MD: Untuk Mengabdi kepada Bangsa Tak Harus Jadi Presiden

Ace Hasan Syadzily pun lalu mempertanyakan asal usul angka yang diungkap oleh Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto tersebut. Dirinya menyebut setiap proses rekapitulasi suara mulai dari tingkat paling bawah hingga tertinggi selalu dihadiri oleh saksi dari kubu Prabowo-Sandi.

“Angka itu berasal dari mana?” sebutnya.

Menurut Ace Hasan Syadzily, pihaknya optimis dapat mematahkan tudingan tersebut. Dirinya juga menyatakan, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin memiliki bukti yang otentik untuk membantah tudingan pengelembungan suara itu.

“Kami memiliki form C1 sebagai bukti yang otentik untuk mematahkan bukti mereka,” kata Ace Hasan Syadzily.

Baca juga:   Tepis Hendropriyono, Novel Bamukmin Sebut Massa Aksi Real Umat Islam dari Berbagai Kalangan

Sebelumnya, Bambang Widjojanto mengklaim telah menemukan fakta penggerusan dan penggelembungan suara dalam Pilpres 2019. Hal itu, menurutnya, ditemukan melalui proses hitung Tim IT internal BPN Prabowo-Sandi.

Bambang Widjojanto menyebut sedikitnya ditemukan 2,5 juta lebih penggerusan suara terhadap paslon 02 dan sebaliknya ada sekitar 20 juta suara yang digelembungkan untuk paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Sehingga perolehan sebenarnya untuk suara pasangan 01 sekitar 62.886.362 (48 persen) dan suara untuk pasangan 02 sekitar 71.247.792 (52 persen),” tandas Bambang Widjajanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 14 Juni 2019. (elz/cnn)

Loading...

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of