Ilustrasi-FPI
Ilustrasi massa FPI.

harianpijar.com, BANDUNG – Front Pembela Islam (FPI) Kota Bandung mencabut pernyataan soal pihaknya siap berangkat ke Jakarta untuk mengawal sidang gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Sekretaris FPI Kota Bandung Ahmad Kurniawan mengklarifikasi hal tersebut.

“Terkait pernyataan FPI Kota Bandung akan hadir ke MK, itu bukan anggota FPI, tapi warga biasa yang siapa pun bisa hadir. Oleh karena itu, saya mencabut keterangan yang tadi disampaikan,” ujar Ahmad Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 12 Juni 2019 malam.

Menurut Ahmad Kurniawan, sejauh ini FPI belum ada instruksi baik dari DPP maupun DPD untuk berangkat ke Jakarta mengawal sidang di MK.

Sedangkan terkait pernyataanya pada Rabu siang yang menyebut jumlah massa hingga 500 orang, Ahmad Kurniawan berdalih hal itu berdasarkan informasi yang didengarnya.

“500 orang itu warga biasa yang saya dengar ingin berangkat. Bukan anggota FPI maupun simpatisan,” sebutnya.

Ahmad Kurniawan mengatakan, FPI Kota Bandung memiliki agenda tersendiri. Agenda itu adalah mengawal persidangan Habib Bahar bin Smith yang dijadwalkan bakal digelar pada Kamis, 13 Juni 2019.

“Kami sendiri sudah ada agenda kegiatan besok. Kami mau ke sidang Habib Bahar,” tandas Ahmad Kurniawan. (nuch/det)

loading...