Fajar-Laksono
Fajar Laksono. (foto: detik/Agung)

harianpijar.com, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya meregistrasi gugatan hasil pilpres yang dilayangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada 24 Mei 2019 lalu. Sedangkan, perbaikan permohonan yang diajukan pada Senin, 10 Juni 2019 kemarin, hanya dijadikan lampiran.

“Nah permohonan yang diregistrasi adalah permohonan awal yang tanggal 24 Mei, sementara yang disebut pemohon perbaikan permohonan itu dicap tanda terima dan dilampirkan dalam permohonan yang diregis itu. Itu yang pertama. Sementara yang perbaikan yang disebut perbaikan pemohon bertanggal 10 Juni itu dijadikan lampiran dalam permohonan yang diregistrasi,” ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono di gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Juni 2019.

Baca juga:   Jubir FPI Bersama Empat Organisasi Keagamaan Gugat Perppu Ormas

Perkara tersebut teregistrasi dengan nomor 1/PHPU.Pres-XVII/2019. Selanjutnya, MK akan mengirimkan permohonan pemohon yang teregistrasi ke pihak termohon KPU dan pihak terkait Bawaslu dan tim hukum Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Nantinya dalam kurun waktu dua hari sebelum sidang perdana termohon dan pihak terkait mengirimkan jawabannya.

“Dalam PMK diatur, ini kan kita kirim hari ini salinan permohonan, dua hari sebelum sidang pendahuluan, termohon, Bawaslu, itu menyerahkan. Kalau termohon itu menyerahkan namanya jawaban termohon, kalau Bawaslu menyerahkan keterangan Bawaslu,” jelas Fajar Laksono.

Fajar Laksono juga mengatakan perbaikan permohonan pemohon masih dapat diterima hingga sebelum sidang perdana gugatan Prabowo-Sandi pada 14 Juni. namun, tim panitera hanya menerima berkas perbaikan, sedangkan hakim yang akan menilai perbaikan permohonan yang diajukan pemohon.

Baca juga:   Titiek Soeharto: Kami Berharap Hakim MK Bisa Putuskan yang Seadil-adilnya

“Masih (diterima). Jadi secara prinsip kepaniteraan hanya melayani secara teknis penilaian hukum itu kewenangan hukum sekali lagi,” kata Fajar Laksono.

Sementara itu, keputusan MK tersebut menepis keyakinan tim hukum Prabowo-Sandi bahwa perbaikan permohonannya akan diterima MK.

“Teman-teman, kalau terkait dengan perbaikan permohonan, yang pasti tadi kami mengajukan dan diregister. Jadi kita ikuti saja alur yang ada di MK. Faktanya, kami sudah mendapat tanda terimanya,” sebut Denny Indrayana. (nuch/det)

Loading...

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of