Mantan Kapolda Metro Jaya Jadi Tersangka Makar, BPN: Kedepankan Pendekatan Kerukunan

Mardani-Ali-Sera
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. (foto: pks-jakarta.or.id)

harianpijar.com, JAKARTA – Mantan Kapolda Metro Jaya Irjen (Purn) Sofyan Jacob ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan makar. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta pihak kepolisian menggunakan pendekatan kerukunan dalam menyelidiki dugaan makar.

“Buat saya dalam keadaan emosional seperti itu hendaklah kita lebih mengedepankan kerukunan,” ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera di Kompleks DPR, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019.

Menurut Mardani Ali Sera, pilpres menjadikan tensi politik Tanah Air tinggi. Karena itu, setiap permasalahan juga harus dicermati dengan kepala dingin, dan tidak terbawa emosi.

“Ayo, pilpres ini hajatan nasional. Namanya kompetisi adrenalin tinggi. Ketika adrenalin tinggi, ya jangan orang dinilai dalam keadaan emosional. ‘Gua gebuk loh’, gitu misalnya. Padahal marah saja, begitu, tapi nggak niat gebuk, istilahnya seperti itu. Karena itu, menurut saya, coba pakai pendekatan rukun dulu lah,” ungkapnya.

Baca juga:   Polda Metro: Masyarakat Diimbau Tidak Terpengaruh Ajakan Tamasya Al Maidah

Lebih lanjut, Mardani Ali Sera menilai penetapan tersangka terhadap Sofyan Jacob dan mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko kurang layak. Pasalnya, keduanya sudah berusia lansia.

“Apalagi, minta maaf, beberapa yang ditersangkakan itu Pak Soenarko, Pak Sofyan Jacob, terlepas fakta-fakta yang ada itu secara usia udah masuk purnatugas. Saya baca tadi lahirnya tahun (19) 47, sekarang sudah 72 tahun. Pak Sofyan Jacob 72 tahun,” terangnya.

Mardani Ali Sera mengatakan pengabdian Sofyan Jacob dan Soenarko kepada negara sudah cukup lama, sehingga pendekatan kerukunan dianggap patut dikedepankan. Diketahui, Sofyan Jacob merupakan purnawirawan polisi pro-Prabowo.

Baca juga:   Laporan Kubu KLB Deli Serang terhadap Andi Mallarangeng Belum Diterima Polisi

“Kalau seseorang yang sudah puluhan tahun mengabdi buat bangsa negara saya garis bawahi pendekatannya ya, bisa jadi fakta datanya pak polisi punya. Tapi tetap pendekatannya pendekatan kerukunan” kata Mardani Ali Sera.

Sebelumnya, Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar. Dirinya diduga menyebarkan seruan makar melalui sebuah video.

“Ucapan, ada yang ucapan berupa video ada juga di sana,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019.

Sedianya, pada Senin, 10 Juni 2019, pihak kepolisian memanggil Sofyan Jacob sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar. Namun, pemeriksaan itu ditunda karena Sofyan Jacob tengah sakit. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar