Dani-Alves
Dani Alves. (foto: instagram/danialves)

harianpijar.com – Bek Paris Saint-Germain (PSG) Dani Alves mengaku punya pengalaman buruk bersama klub Serie A, Juventus. Dani Alves menyebut beberapa janji yang dilontarkan kepadanya tidak ditepati tim raksasa Italia itu.

Diketahui, pemain asal Brasil itu gabung di Juventus pada 2016 lalu dan berkontribusi dalam kesuksesan meraih dua gelar domestik. Bahkan, Dani Alves juga ikut serta mengantarkan Juventus mencapai babak final Liga Champions.

Hanya saja, dirinya tidak bertahan lama di Turin. Pada musim berikutnya, Dani Alves memilih hengkang dan bergabung dengan PSG hingga kini.

Sementara itu, banyak spekulasi yang muncul terkait kepindahan Dani Alves dari Juventus. Sebagian di antaranya meyakini Dani Alves ditendang lantaran telah membuat keributan dalam ruang ganti saat menghadapi Real Madrid di final Liga Champions.

Tapi ternyata, kepada ESPN, Dani Alves mengaku keputusan hengkang itu berasal dari dirinya sendiri. Menurutnya, beberapa janji yang diberikan oleh Juventus tidak ditepati.

“Saya menghabiskan tahun yang terasa tidak menyenangkan di Italia, di Turin,” kata Dani Alves.

“Saya merasa dicurangi karena saya tidak mendapatkan apa yang telah dijanjikan. Dan itu adalah perasaan terburuk saya selama berada di sana,” imbuhnya.

Meski demikian, hal itu tidak serta merta membuat Dani Alves sepenuhnya benci kepada Juventus. Dani Alves tetap menghormati Juventus, tapi pengalaman pahit yang dirinya rasakan tidak bisa dilupakan begitu saja.

“Itu adalah keputusan saya. Saya sangat menghormati sejarah dan Juventus. Saya mendapatkan banyak teman di sana,” ujar Dani Alves.

“Jika seseorang senang, maka semuanya akan berbalik pada Anda. Saya merasa dikecewakan oleh mereka, dan saya meninggalkan Juventus,” pungkasnya. (nuch/bol)

loading...