Terima Pengajuan Gugatan Prabowo-Sandi, MK Jelaskan Proses Penanganan Sengketa Pilpres

MK-Prabowo-Sandi
Penyerahan berkas gugatan dari tim hukum Prabowo-Sandi ke MK. (foto: detik/Rengga Sancaya)

harianpijar.com, JAKARTA – Pengajuan permohonan sengketa Pilpres 2019 dari tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah diterima Mahkamah Konstitusi (MK). Terkait hal itu, panitera di MK yang menerima pengajuan gugatan tersebut menerangkan proses penanganan sengketa pilpres.

Panitera Muhidin menjelaskan, soal berkas yang diserahkan, harus diberikan sejumlah 12 rangkap. MK pun meminta waktu untuk mengecek apakah berkas yang diserahkan tim hukum Prabowo-Sandi sudah sesuai dengan syarat.

“Dalam pilpres, jumlah permohonan yang harus disampaikan sejumlah 12 rangkap. Nanti akan kami cek apakah jumlahnya sudah 12,” ujar Muhidin di gedung MK, Jumat, 24 Mei 2019.

“Kami juga ingin memastikan soal surat kuasa. Jumlahnya harus 12 rangkap,” tambahnya.

Baca juga:   Eggi-Lieus Ditahan Polisi, Sofyan Jacob: Sebenarnya Sama Sekali Tidak Ada Makar

Termasuk dengan alat bukti yang diserahkan ke MK, Muhidin menyebut harus berjumlah 12 rangkap.

“Daftar alat bukti pun harus 12 rangkap,” ungkapnya.

Selanjutnya, Muhidin menjelaskan jadwal penanganan sengketa Pilpres 2019. Dirinya mengatakan MK akan melakukan pencatatan registrasi terhadap pengajuan permohonan hingga selambat-lambatnya 11 Juni 2019.

Kemudian MK akan menggelar sidang perdana pada 14 Juni 2019. MK akan memutuskan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan.

Jika berlanjut, sidang akan berakhir pada 24 Juni 2019. Lalu, vonis akan dibacakan pada 28 Juni 2019.

Baca juga:   Begini Kata Bawaslu Soal BPN yang Kembali Sertakan Link Berita dalam Gugatan MK

“Terakhir MK mengagendakan putusan 28 Juni. Di situlah mekanisme penanganan perkara di MK,” terangnya.

Muhidin mengatakan, selama proses persidangan, MK mempersilakan tim hukum Prabowo-Sandi menambahkan alat bukti jika ada.

“Sekiranya tim hukum akan menambahkan alat bukti, mungkin sekarang alat bukti baru 51, tentu kami akan menerima penambahan alat bukti,” kata Muhidin.

Sebagaimana diketahui, tim hukum Prabowo-Sandi yang diketuai Bambang Widjojanto tiba di MK untuk mendaftarkan gugatan Pilpres 2019 sekira pukul 22.35 WIB. Hashim Djojohadikusumo, selaku penanggung jawab tim hukum, juga ikut hadir ke MK. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar