BPN: Secara Formal Prabowo-Sandi Tak Tahu Soal Rencana Aksi Lanjutan Besok

Dahnil-Anzar-Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto: instagram/dahnil_anzar_simanjuntak)

harianpijar.com, JAKARTA – Sebuah pesan berantai beredar mengenai lanjutan Aksi 22 Mei yang disebut akan digelar besok, dengan mengklaim acara itu akan dihadiri oleh pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Terkait hal itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menegaskan bahwa capres-cawapres jagoannya tidak tidak mengetahui soal rencana aksi tersebut.

“Secara formal, secara official BPN, Pak Prabowo, Bang sandi tidak mengetahui apakah ada demo atau tidak. Karena demo bukan atas instruksi atau atas permintaan dari Pak Prabowo dan Bang Sandi atau BPN,” kata Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selasan, Kamis, 23 Mei 2019.

Meski demikian, Dahnil Anzar Simanjuntak tidak membantah soal kabar aksi yang akan digelar di hari bersamaan dengan Prabowo-Sandi mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) itu. Dirinya hanya menyebut pihaknya tidak mengetahui soal rencana itu.

“Jadi itu adalah murni aspirasi masyarakat. kami dalam posisi menghormati aspirasi masyarakat itu karena itu hak konstitusional mereka. Kalau ditanya apakah ada demo lagi hari ini, besok, kami ndak tau,” ungkapnya.

Baca juga:   TKN Jokowi-Ma'ruf Amin Berharap Tak Ada Lagi Aksi Massa Setelah Putusan MK

Dahnil Anzar Simanjuntak lantas mengingatkan soal pesan Prabowo Subianto yang meminta para pendukungnya untuk menyampaikan aspirasi secara damai tanpa ada provokasi. Dirinya lalu menyinggung soal adanya kelompok-kelompok tertentu yang menunggangi aksi demo pendukung Prabowo-Sandi.

“Ada upaya kelompok tertentu yang melakukan kerusuhan. Saya pikir jelas demo yang dilakukan masyarakat itu demo yang damai sama dengan 212,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.

Seperti diketahui, dalam pesan berantai yang beredar di WhatsApp, disebutkan akan ada aksi lagi pada Jumat, 24 Mei 2019 besok. Dalam pesan tersebut, Prabowo-Sandi disebut akan ikut bergerak dalam aksi yang dipimpin Ustaz Bernard itu.

Pesan berantai juga mengatakan FPI didukung para jawara akan menambah jumlah massa demo. Peserta aksi disebut datang dari berbagai daerah mulai malam nanti dan akan bermalam di hotel-hotel atau masjid-masjid di sekitar.

Namun, tak disebutkan lokasi aksi lanjutan ini. Hanya saja disebutkan seluruh purnawirawan pendukung Prabowo-Sandi juga akan turun dalam aksi.

Baca juga:   Pidato SBY Disertakan Tim Hukum 02 dalam Gugatan MK, Demokrat: Itu Bukan Terkait Pilpres

“Ini saya WhatsApp-nya sudah lemot abis. Jadi mungkin sama juga tadi yang sudah saya sampaikan bahwa kita menyiapkan langkah konstitusional dan dua hari ini saya fokus untuk memastikan langkah hukum berkaitan dengan persiapan memasukan gugatan ke MK,” kata Sandiaga Uno saat dikonfirmasi di lokasi yang sama.

Sandiaga Uno tak menjawab terkait kebenaran kabar aksi lanjutan tersebut. Dirinya hanya menegaskan paslon 02 menggunakan jalur konstitusi sebagai protes dari hasil Pemilu 2019.

“Kita tempuh jalur konstitusional dan kita adalah gerakan yan non-violence, gerakan damai dan itu merupakan harga mati. Non negosiable bahwa keutuhan anyaman rajutan tenun kebangsaan harus kita betul-betul pertahankan. Itu yang jadi komitmen Prabowo-Sandi,” pungkasnya.

Sementara itu, gugatan Prabowo-Sandi ke MK sedianya akan digelar hari ini. Namun kubu paslon 02 menundanya dan gugatan akan digelar besok.

“Besok, besok. Jam 14.00 WIB,” ujar Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo soal jadwal pengajuan gugatan. (nuch/det)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar