Fadli-Zon
Fadli Zon.

harianpijar.com, JAKARTA – Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon menegaskan belum sepenuhnya akan menolak membawa dugaan kecurangan pemilu presiden (pilpres) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Fadli Zon, penolakan itu baru sebatas kemungkinan besar, tapi belum pasti.

“Kemungkinan besar tidak akan ke MK,” kata Fadli Zon saat dikonfirmasi wartawan, di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2019.

Lebih lanjut, dijelaskan Fadli Zon, pertimbangannya terkait itu ada karena BPN masih ingat sikap Mahkamah Konstitusi (MK) dalam memperlakukan aduan kubu Prabowo soal kecurangan pemilu pada Pilpres 2014 silam.

Saat itu, MK tidak memeriksa bukti yang dibawa kubu Prabowo-Hatta. Karena, Prabowo Subianto tetap akan kalah sekalipun memenangkan semua pemilu ulang atas dugaan surat suara yang dicurangi.

Selain itu, bahwa penolakan sengketa pemilu di MK yang sempat diutarakan beberapa waktu lalu bukan keputusan final BPN.

“Dan saya rasa tuntutan kepada pilpres, menolak ini bukan tuntutan final. Kan belum menolak kecurangan. Artinya kita masi ingin lawan kecurangan itu,” jelas Fadli Zon.

Selanjutnya, Fadli Zon juga menegaskan, adapun keputusan final atas itu, nantinya akan disampaikan oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno selaku kontestan pilpres.

“Nanti akan kita lihat. Nanti akan dinyatakan oleh paslon,” tegas Fadli Zon. (elz/rmo)

loading...