Sandiaga-Uno
Sandiaga Uno di Rumah Pemenangan BPD Jatim. (foto: detik/Hilda Meilisa Rinanda)

harianpijar.com, JAKARTA – Hubungan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sempat diisukan retak seusai Pemilu 2019 pada 17 April lalu. Hal itu dikarenakan dalam beberapa deklarasi kemenangan Sandiaga Uno tak hadir.

Namun, disela acara buka puasa bersama para relawan, Sandiaga Uno menegaskan bahwa dirinya akan mendampingi Prabowo Subianto hingga titik darah penghabisan.

“Saya akan terus mendampingi dan mendukung Pak Prabowo. Bersama-sama hadirin semua. Bersama-sama seluruh rakyat Indonesia. Saya akan berjuang sampai titik darah penghabisan,” ujar Sandiaga Uno disambut tepuk tangan dan teriakan takbir relawannya di Surabaya, Rabu, 15 Mei 2019.

Lebih lanjut Sandiaga Uno mengatakan pihaknya telah membulatkan tekad untuk berjuang bersama rakyat dan menegakkan kedaulatan. Perjuangan ini bakal dilakukan hingga kemenangan rakyat diakui.

“Kemarin sore di Jakarta, kami Prabowo-Sandi telah mendeklarasikan tekad untuk berjuang bersama rakyat. Merebut kembali, menegakkan kedaulatan rakyat. Pak Prabowo mengatakan ‘saya akan timbul dan tenggelam bersama rakyat. Selama nafas masih diberikan, saya akan terus berjuang sampai kemenangan rakyat ini diakui’,” ungkapnya.

Selain itu, Sandiaga Uno mengungkapkan bukti dari komitmen Prabowo-Sandi bisa dilihat dari Prabowo Subianto yang menuliskan surat wasiat. Menurutnya, hal itu berarti sang capres bertekad untuk terus berjuang hingga nafas terakhir.

“Tadi malam Pak Prabowo mengumpulkan para ahli hukum untuk menuliskan surat wasiat. Surat wasiat itu akan menjadi penanda bahwa perjuangan Pak Prabowo Subianto untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tak kan pernah surut, hingga hembusan nafas terakhir,” pungkas Sandiaga Uno. (nuch/det)

loading...